Israel Tolak Bayar Board of Peace, Merasa Tak Wajib Rekonstruksi Gaza

- Pemerintah Israel menolak membayar iuran ke Dewan Perdamaian yang dibentuk Donald Trump untuk rekonstruksi Gaza, dengan alasan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
- Trump mengizinkan Israel bergabung tanpa kontribusi finansial, sementara negara lain seperti Qatar dan UEA telah menyumbang lebih dari 1 miliar dolar AS masing-masing.
- Dewan Perdamaian menyiapkan dana 17 miliar dolar AS untuk membangun kembali Gaza setelah demiliterisasi penuh Hamas, meski beberapa pemimpin Hamas menolak syarat perlucutan senjata.
Jakarta, IDN Times - Israel tidak akan berkontribusi pada rekonstruksi Jalur Gaza melalui Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) buatan Presiden AS Donald Trump. Hal ini diungkapkan Ze’ev Elkin, yang menjabat sebagai menteri kedua di Kementerian Keuangan.
“Kami tidak akan mendanai Board of Peace, tidak ada alasan untuk itu,” kata Elkin, yang duduk di Kabinet Keamanan Yerusalem, kepada saluran pemerintah Kan Reshet Bet, dikutip dari JNS, Rabu (25/2/2026).
“Kami diserang. Tidak ada alasan bagi kami untuk membayar rekonstruksi,” lanjut Elkin, merujuk pada serangan Hamas dari Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.
Menurut Kan News, pemerintahan Trump mengizinkan negara Yahudi itu untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian tanpa berkontribusi pada upaya rekonstruksi atau biaya operasional organisasi internasional tersebut. Anggota lain, termasuk Qatar dan Uni Emirat Arab, masing-masing telah menyumbangkan lebih dari 1 miliar dolar AS kepada dewan tersebut.
Indonesia sendiri belum membayarnya, namun Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk berpartisipasi.
Laporan tersebut mengutip sumber pemerintah Israel yang tidak disebutkan namanya yang mengklaim bahwa pengecualian pembayaran tersebut membantu mengurangi tekanan politik domestik terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang menghadapi kritik karena setuju untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian bersama negara-negara yang bermusuhan seperti Qatar dan Turki.
Rencana perdamaian Trump akan membuat Gaza ‘siap untuk kebangkitan’, seperti kata utusan AS Steve Witkoff.
“Dana sebesar 17 miliar dolar AS, (termasuk 10 miliar dolar dari AS) yang dikumpulkan oleh Dewan Perdamaian akan menjadi pendorong bagi kita," kata Witkoff.
Dia menambahkan, "Kita akan memiliki perumahan, dan transportasi massal, dan kita akan dapat membersihkan dan menghancurkan semua area di sana dan mempersiapkannya untuk kebangkitan."
Trump mengatakan pada pertemuan perdana Dewan Perdamaian pada Kamis pekan lalu, ia percaya Hamas akan meletakkan senjatanya di bawah rencananya, memperingatkan bahwa kelompok teroris tersebut akan dihadapi dengan sangat keras jika menolak untuk melakukannya.
Beberapa pemimpin Hamas terkemuka, termasuk Khaled Mashaal dan Musa Abu Marzouk, telah menolak bagian-bagian penting dari rencana perdamaian dalam beberapa pekan terakhir, termasuk perlucutan senjata, meskipun telah menyetujuinya pada Oktober.
Para pejabat Dewan Perdamaian telah berulang kali menekankan, rekonstruksi hanya akan dimulai setelah demiliterisasi Gaza, termasuk perlucutan senjata penuh Hamas, sehingga Jalur Gaza tidak lagi menimbulkan ancaman bagi Israel.














