Jakarta, IDN Times - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyatakan wakaf di Masjid Istiqlal Jakarta, kini sudah masuk ke Pasar Modal. Hal itu disampaikan Menag saat berpidato pada acara Zikir Kebangsaan dan Haul Pendiri NKRI yang diselenggarakan PB Jatma Aswaja, Minggu, 10 Agustus 2026.
"Kemudian juga pelatihan keterampilan ekonomi, banyak keterampilan-keterampilan yang diajarkan difasilitasi Istiqlal Global fund, dan seperti kita ketahui satu-satunya dan mungkin pertama kali di dunia ini, Masjid Istiqlal ini masuk dalam bursa efek mengelola dana wakaf umat dan insyaallah ternyata peminatnya luar biasa," ujar Nasaruddin dilansir dari YouTube @IHYA7TV, Senin (10/8/2026).
Selain itu, Menag juga menyampaikan sejumlah keunggulan Masjid Istiqlal. Dia mengatakan, Istiqlal juga merupakan tempat ibadah yang ramah lingkungan dan memberdayakan kegiatan sosial.
"Mari kita jadikan model-model pengelolaan masjid modern, misalnya seperti Masjid Istiqlal, sebagai contoh yang bisa ditiru oleh 800 ribu masjid di Indonesia. Insyaallah, bukan lagi kita (umat) yang memberdayakan masjid, tapi masjid yang memberdayakan umat," kata dia.
