Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menhan Sjafrie: RI Undang China Ikut Latihan Militer Heping Garuda
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) ketika menerima kunjungan Menhan China, Laksamana Dong Jun di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)
  • Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Dong Jun sepakat memperluas kerja sama pertahanan, mencakup material, latihan bersama, pendidikan, serta pertukaran prajurit hingga tingkat tamtama dan bintara.
  • Indonesia mengundang Tentara Pembebasan Nasional China mengikuti latihan bersama Heping Garuda 2026, yang direncanakan berlangsung sekitar September atau Oktober di wilayah Sumatra.
  • Dong Jun menyatakan China dan Indonesia akan mempererat kerja sama pertahanan, menjaga keamanan serta stabilitas kawasan, dan menghadapi niat jahat dari kekuatan asing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menteri Pertahanan Sjafrie bertemu Menteri Pertahanan China, Dong Jun, di Jakarta. Sjafrie mengajak tentara China ikut latihan Heping Garuda bersama TNI. Latihan ini rencananya pada September atau Oktober di Sumatra. Mereka juga mau bertukar prajurit dan belajar bersama. Dong Jun sebelumnya diajak melihat Bali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Menhan China Laksamana Dong Jun di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat pada Jumat (21/8/2026). Pertemuan itu digelar sebelum berlangsungnya forum 2+2 dengan Menteri Luar Negeri di kantor Kementerian Luar Negeri.

Mantan Pangdam Jaya itu menjelaskan, Dong sesungguhnya sudah tiba di Indonesia pada Kamis, 20 Agustus 2026. Sjafrie mengajak Dong menginap selama satu malam di Bali.

Di hadapan media, Sjafrie menyebut relasi pertahanan Indonesia dan China telah berlangsung sejak 2007 lalu. "Saya kebetulan hadir dalam Defence Cooperation Agreement (DCA) (dengan China). Kesepakatan itu sudah berlangsung selama hampir dua dekade, tepatnya 19 tahun," ungkap Sjafrie Jumat siang.

Kedua menhan, kata Sjafrie, sepakat untuk meningkatkan kerja sama tidak hanya dalam hal material tetapi juga kerja sama peningkatan kemampuan personel. "Jadi, kami akan tingkatkan latihan bersama, sekolah dan pertukaran prajurit TNI," tutur dia.

Ia menggarisbawahi pertukaran prajurit itu tidak hanya untuk golongan perwira, tetapi juga di tingkat tamtama dan bintara.

1. Sjafrie undang tentara China ikut latihan bersama Heping Garuda

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) ketika memberikan keterangan pers bersama dengan Menhan China, Laksamana Dong Jun di kantor Kemhan, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)

Lebih lanjut, Sjafrie turut mengundang Tentara Pembebasan Nasional China untuk ikut serta dalam latihan bersama dengan TNI yang disebut Heping Garuda 2026. Heping Garuda merupakan sandi latihan militer bersama. Latihan ini sempat dibahas dalam pertemuan koordinasi antar matra laut atau NTNCT Indonesia-Cina di Beijing pada 28-31 Oktober 2024.

"Kami mengundang Tentara Pembebasan Nasional Cina untuk ikut serta di dalam latihan bersama seperti Heping Garuda," kata Sjafrie.

Sementara, ketika berada di Kementerian Luar Negeri, Sjafrie mengatakan latihan bersama Heping Garuda 2026 akan digelar pada periode September atau Oktober 2026.

"Heping Garuda di sekitar September-Oktober. Lokasinya di sekitar Sumatra," tutur dia.

2. Menhan Sjafrie ajak Menhan Dong kunjungi Bali

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri dari kedua) ketika mengajak Menhan China Laksamana Dong Jun ke Garuda Wisnu Kencana, Bali. (www.instagram.com/@sjafrie.sjamsoeddin)

Di forum itu, Sjafrie turut menyebut ikut menjemput Menhan Dong Jun pada Kamis, 20 Agustus 2026 di Bali. Ia mengajak Dong mengunjungi Garuda Wisnu Kencana. Bahkan Dong menginap selama semalam di Pulau Dewata.

"Sejak kemarin saya jemput Beliau di Bali. Beliau sempat hadir di Garuda Wisnu Kencana dan di situ Beliau merasa terkesan. Rupanya ada kebudayaan Indonesia yang mirip dengan kebudayaan yang ada di China," kata Sjafrie.

Menurutnya, kemiripan budaya menjadi salah satu faktor yang mempererat relasi persahabatan antara Indonesia dan Negeri Tirai Bambu. Khususnya di bidang pertahanan.

3. Menhan China sebut kedua negara kompak gagalkan niat jahat asing

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) ketika mengajak Menhan China Laksamana Dong Jun (kiri) ke Garuda Wisnu Kencana, Bali. (www.instagram.com/@sjafrie.sjamsoeddin)

Sementara, Menhan Dong Jun mengatakan Indonesia dan China akan bersama-sama menggagalkan setiap kekuatan asing yang berniat jahat. Meskipun Dong tidak menjelaskan secara lugas negara mana yang dirujuk sebagai kekuatan asing.

"Kami akan bersama-sama untuk menggagalkan niat yang jahat dari kekuatan asing. Dan memberikan contoh bagi negara-negara Global Selatan untuk melakukan kerja sama model baru di bidang pertahanan," ungkap Dong.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto, hubungan kedua negara berada di titik awal yang baru. China dan Indonesia sebagai komunitas senasib sepenanggungan, memiliki kepentingan bersama dalam menjaga keamanan dan pembangunan. Kita memikul tanggung jawab bersama, dan tepat saatnya untuk mempererat kerja sama pertahanan," papar Dong menambahkan.

Ia mengatakan, kedua negara akan mengumpulkan kekuatan positif untuk menjaga stabilitas kawasan, mencegah dan mengendalikan tindakan-tindakan yang merusak tatanan internasional pasca-Perang Dunia II berakhir di 1945.

"Mengaduk-aduk situasi di kawasan dan berupaya mendorong perdamaian, keamanan, dan kemakmuran kawasan melalui kerja sama yang konstruktif," tutur dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article