Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago mengatakan, konten-konten yang beredar di media sosial yang menggambarkan aksi demonstrasi di sejumlah kota merupakan video lama. Saat ini belum ada aksi unjuk rasa skala besar yang berujung kericuhan. Purnawirawan jenderal di TNI Angkatan Darat (AD) itu menyebut menyebar luasnya konten-konten tersebut di media sosial sudah menimbulkan kekhawatiran dan mengganggu masyarakat.
"Video (yang sekarang beredar) saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di Tanah Air kita hoaks semacam itu. Mungkin itu video lama, diambil pada masa lalu. Pada saat sekarang ini dan ke depan, tidak ada," ungkap Djamari ketika memberikan keterangan pada Rabu (5/8/2026) di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.
Pernyataan itu disampaikan usai Djamari mengadakan rapat koordinasi dengan sejumlah pejabat tinggi, yakni Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Muhammad Herindra. Rapat berlangsung sekitar 90 menit.
Ia pun memastikan aparat keamanan bekerja untuk memastikan situasi dengan kondusif secara bersungguh-sungguh. Baik kepolisian, tentara hingga intelijen sudah memastikan informasi mengenai aksi demo berujung ricuh tidak ada.
"Sama sekali tidak kami temukan (adanya ancaman keamanan). Tapi, kami akan menjaga dan memastikan masyarakat kita dalam keadaan tenang, aman dan kondisi yang kondusif," tutur dia.
