Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menko Polkam Gelar Rapat Bahas Strategi Komunikasi Pemerintah
Menko Polkam, Djamari Chaniago saat pidato di Forum Bakohumas yang digelar di Jakarta, Selasa (1/9/2026)(dok. Kemenko Polkam)
  • Menko Polkam Djamari Chaniago menggelar Forum Bakohumas untuk memperkuat strategi komunikasi pemerintah menghadapi DFK.
  • Forum mempertemukan humas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah guna menyatukan narasi serta koordinasi komunikasi dari pusat hingga daerah.
  • Pejabat mendorong humas menyebarkan informasi pemerintah, membaca percakapan publik, dan menyinkronkan kegiatan kehumasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, humas pemerintah perlu lebih aktif mendengar publik?
Vote Now
Selasa (1/9/2026)

Forum Koordinasi Bakohumas digelar di Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta Pusat. Forum mempertemukan humas kementerian/lembaga serta pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi pemerintah menghadapi DFK.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, humas pemerintah perlu lebih aktif mendengar publik?
Vote Now
  • What?
    Forum Koordinasi Bakohumas digelar untuk memperkuat strategi komunikasi pemerintah menghadapi DFK dan disrupsi informasi.
  • Who?
    Menko Polkam Djamari Chaniago, Menkomdigi Meutya Hafid, Kepala Bakom Muhammad Qodari, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, serta humas K/L dan pemerintah daerah.
  • Where?
    Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta Pusat.
  • When?
    Selasa (1/9/2026).
  • Why?
    Untuk menyatukan narasi, memperkuat koordinasi komunikasi pemerintah, dan menghadapi derasnya disinformasi serta hoaks di ruang digital.
  • How?
    Melalui forum yang mempertemukan humas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, evaluasi komunikasi, pembacaan percakapan publik, serta sinkronisasi kegiatan kehumasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, humas pemerintah perlu lebih aktif mendengar publik?
Vote Now

Pak Djamari mengajak banyak orang humas pemerintah berkumpul di Jakarta. Mereka mau bicara supaya informasi dari pemerintah bisa sama sampai ke banyak daerah. Bu Meutya, Pak Qodari, dan Pak Bima juga bilang humas harus mendengar obrolan orang dan memberi informasi yang baik di internet.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, humas pemerintah perlu lebih aktif mendengar publik?
Vote Now

Forum Bakohumas membuka ruang koordinasi bagi jaringan humas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang tersebar luas. Pertemuan ini juga menempatkan komunikasi sebagai proses dua arah karena percakapan publik dapat menjadi masukan pemerintah. Penyebaran cerita keberhasilan dan informasi inspiratif dari daerah turut mendapat perhatian dalam pengelolaan ruang digital.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, humas pemerintah perlu lebih aktif mendengar publik?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menggelar Forum Koordinasi Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk memperkuat strategi komunikasi pemerintah dalam menghadapi disinformasi, fitnah, dan kabar bohong (DFK).

Forum yang digelar di Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026), tersebut mempertemukan humas kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah. Pertemuan ini diarahkan untuk menyatukan narasi dan memperkuat koordinasi komunikasi pemerintah dari pusat hingga daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengatakan, koordinasi antarkementerian/lembaga dan pemerintah daerah penting agar pemerintah memiliki narasi yang sama sekaligus mampu menyebarluaskan informasi hingga ke pelosok daerah.

"Jadi tentu kita dalam kerangka tugas-tugas komunikasi dari pemerintahan yang pertama harus punya narasi, yang kedua punya juga penyampaian hingga ke pelosok daerah untuk diseminasi," kata Meutya saat ditemui usai rapat.

Dia mengatakan, kerja sama antarkomponen humas pemerintah juga dibutuhkan untuk menghadapi derasnya disinformasi dan hoaks di ruang digital.

1. Humas pemerintah diminta tak sekadar melawan hoaks

Jumpa pers Forum Bakohumas yang digelar di Jakarta, Selasa (1/9/2026)(IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Meutya menilai, forum Bakohumas dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi komunikasi pemerintah. Dia berharap forum tersebut dapat digelar secara berkala setiap tahun.

Menurut dia, evaluasi penting dilakukan ketika terdapat kebijakan pemerintah yang penyampaiannya dinilai kurang cepat, lambat, atau belum jelas kepada masyarakat.

"Ini juga bentuk evaluasi jadi kalau ada hal-hal yang memang kurang cepat dilakukan pemerintah, ada komunikasi yang dianggap masih lambat atau belum jelas ini juga menjadi forum bagi kami untuk evaluasi diri," ujar dia.

Sementara, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, mengatakan, komunikasi program pemerintah sama pentingnya dengan program itu sendiri. Menurut dia, komunikasi yang baik dapat meningkatkan dukungan masyarakat sehingga manfaat program pemerintah bisa lebih optimal.

Dia mengatakan, Bakom berperan melakukan orkestrasi komunikasi pemerintah dengan dukungan humas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

"Komunitas kehumasan ini seluruh perangkatnya kalau ditotal secara nasional sebetulnya cukup besar yaitu sekitar 8.000 lebih item dan itu akan kita koordinasikan dengan lebih optimal," kata Qodari.

Qodari juga menekankan pemerintah tidak bisa menunggu dalam menghadapi derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial. Pemerintah perlu memiliki agenda komunikasi yang rutin agar ruang digital terus diisi dengan informasi mengenai kebijakan dan program pemerintah.

2. Humas diminta membaca percakapan publik

Ilustrasi media sosial yang digunakan anak muda. (IDN Times/Aditya Pratama)

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengatakan, jaringan kehumasan pemerintah yang luas harus dipastikan bekerja secara maksimal. Menurut dia, humas pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan informasi secara satu arah. Dia mendorong humas pemerintah juga aktif membaca berbagai hal yang diperbincangkan masyarakat untuk menjadi masukan bagi pemerintah.

"Pemerintah memiliki jaringan kehumasan yang sangat lengkap yang sangat komplet. Tentu jaringan yang lengkap itu harus dipastikan bekerja secara maksimal," kata Bima.

"Tadi kami menyampaikan bahwa humas itu bukan hanya menyampaikan satu arah saja kebijakan ataupun informasi dari pemerintah tapi baik sekali apabila teman-teman humas juga bisa membaca apa yang ada yang diperbincangkan oleh publik sehingga menjadi masukan bagi pemerintah. Jadi dua arah," kata dia.

Selain merespons informasi negatif, Bima mendorong humas pemerintah memperbanyak penyebaran informasi positif dan inspiratif dari berbagai daerah.

Menurut dia, pemerintah memiliki banyak cerita keberhasilan dan inspirasi dari seluruh penjuru Indonesia yang perlu diketahui masyarakat.

"Jadi supaya dunia maya kita supaya algoritma hari ini tidak dipenuhi oleh DFK (disinformasi, fitnah, kabar bohong), tidak juga hanya sifatnya reaksi atau counter terhadap hal-hal yang sifatnya negatif tetapi ada berita baik ada hal-hal yang inspiratif," ujar dia.

3. Sinkronisasi komunikasi pusat-daerah

Pelantikan Kepala Daerah oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (20/2/2025). (youtube.com/Sekretariat Presiden)

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, mengatakan, forum tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi hubungan kerja antara pemerintah pusat dan daerah.

Dia memastikan Kemenko Polkam akan melakukan sinkronisasi kegiatan kehumasan agar komunikasi pemerintah dapat berjalan lebih terkoordinasi.

"Di dalam hal ini kita akan meningkatkan koordinasi ke depannya sesuai dengan tugas fungsi dari Polhukam. Kami akan mensinkronisasi kegiatan-kegiatan kehumasan agar bisa berjalan sesuai dengan harapan kita semua," kata dia.

Dia juga mengajak seluruh jajaran humas pemerintah untuk membuka ruang koordinasi antara pusat dan daerah, termasuk dengan media.

"Jadi kita bekerja sama dengan baik dengan kita buka humas untuk saling terkoordinir antara pusat dan daerah dengan teman media kita yakinkan bahwa pemberitaan-pemberitaan kedepan bisa mendorong agar kita mendukung program pemerintah yang lebih baik," ujar dia.

Forum Bakohumas tersebut mengusung tema "Optimalisasi Peran Humas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi DFK dan Disrupsi Informasi."

Dalam rapat tersebut, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan, ruang digital merupakan medan strategis yang dapat membentuk opini, cara berpikir, hingga karakter masyarakat. Karena itu, pemerintah harus mampu menguasai ruang digital dan tidak membiarkan DFK membentuk masyarakat yang pesimistis.

"Media sosial sangat memengaruhi pikiran masyarakat. Apa yang ada di pikiran akan memengaruhi apa yang kita kerjakan, dan apa yang terus kita kerjakan akan membentuk karakter. Jangan sampai kita lengah sehingga karakter bangsa ini berubah menjadi lemah, mudah menyerah, dan pesimis," kata Djamari.

Menurut dia, kekuatan humas pemerintah yang tersebar di berbagai kementerian/lembaga dan daerah harus dikoordinasikan agar mampu menghadirkan informasi yang benar, positif, dan membangun optimisme masyarakat.

Yuk pilih cara kerja humas pemerintah

Menurutmu, humas pemerintah perlu lebih aktif mendengar publik?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article