Polri memberangkatkan tim SAR, 10 anjing K9, personel, dan bantuan logistik untuk menangani gempa NTT (Dok/Humas Polri)
Pratikno menegaskan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa NTT tidak sekadar mengembalikan kondisi infrastruktur seperti sebelum bencana. Pemerintah ingin pembangunan kembali dilakukan dengan standar yang membuat daerah lebih siap menghadapi bencana berikutnya.
“Kita tentu saja tidak hanya ingin membuat pembangunan itu kembali seperti semula, tapi kita juga berusaha untuk membangun lebih baik di masa depan, sehingga daerah ini menjadi lebih tangguh dalam mengalami bencana,” ujarnya.
Menurut Pratikno, bencana tidak sepenuhnya dapat dihindari. Karena itu, pemerintah perlu membangun ketangguhan di berbagai sektor, mulai dari pemerintah daerah, masyarakat hingga infrastruktur.
Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban gempa dan meminta seluruh jajaran pemerintah serta masyarakat terus bersinergi mempercepat penanganan bencana.
“Sekali lagi bencana tidak bisa sepenuhnya kita hindari, tapi kita harus membangun Pemda yang tangguh, masyarakat yang tangguh, infrastruktur yang tangguh, dan juga masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana,” ujar Pratikno.