Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menteri Agama Minta Sejumlah Program Diawasi KPK, Termasuk Ibadah Haji
Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (IDN Times/Aryodamar)
  • Menteri Agama dan jajaran Kemenag ingin program diawasi KPK, termasuk ibadah haji
  • Kemenag juga meminta pengawasan program pendidikan oleh KPK
  • Nasaruddin berharap kerja sama ini dilaksanakan dengan membuat nota kesepahaman untuk mencegah korupsi di Kementerian Agama
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Agama Nasaruddin Umar dan jajaran kementerian mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka ingin sejumlah program yang berada dalam wewenang Kemenag diawasi KPK, termasuk pelaksanaan ibadah haji.

“Kami minta betul kepada KPK mendampingi kami di dalam menjalankan beberapa program-program khusus ya, termasuk masalah haji,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/11/2024).

1. Kemenag minta KPK awasi sejumlah program lain

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (IDN Times/Aryodamar)

Selain itu, Nasaruddin meminta KPK juga mengawasi program lainnya. Khususnya terkait pendidikan.

“Termasuk juga menyangkut masalah-masalah pendidikan, maka itu kami mohon masalah pencegahan kita kerja sama dengan bagus, termasuk pendidikan kemudian koordinasi, monitoring dan seperti pendampingan di daerah juga,” ujar Nasaruddin.

2. Kemenang serius ingin kerja sama dengan KPK

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (IDN Times/Aryodamar)

Nasaruddin berharap permintaan ini serius dilaksanakan dengan membuat nota kesepahaman. Tentu diharapkan tak ada korupsi di Kementerian Agama.

“Harapan masyarakat terhadap Kementerian Agama, mengkhendaki pembersihan, kemudian efektivitas dan efisien bisa terwujudkan,” ujar Nasaruddin.

3. KPK bakal siapkan nota kesepahaman

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron (IDN Times/Aryodamar)

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyambut baik permintaan dari Kemenag. Nota kesepahaman pun akan disiapkan.

“Meng-update MoU kesepakatan dengan KPK berkaitan dengan banyak hal yang telah dilakukan bersama KPK mulai dari peningkatan pendidikan antikorupsi di jaringan pendidikan agama mulai pendidikan dasar, menengah sampai pendidikan tinggi,” ujar Ghufron.

Curated For You

Editorial Team

Related Article