Jakarta, IDN Times - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menilai latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak relevan. Menurut dia, yang dibutuhkan dalam pembentukan calon pengelola koperasi adalah pendidikan mental dan karakter kerja, bukan pelatihan fisik bergaya militer.
"Oleh karena itulah, yang diinginkan, diharapkan ke depan itu bukan pendidikan fisik, tapi pendidikan mental yang mental militer. Mental militer itu adalah, rajin, tanggung jawab, cekatan, kerja cepat, kerja objektif, antikorupsi, disiplin tinggi. Sebenarnya yang dibutuhkan tuh di situ. Bukan persoalan pelatihan seperti semi militer atau militer sekolah-sekolah pendidikan dasar militer. Saya pikir itu tidak terlalu penting," kata dia, Senin (29/6/2026).
