Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Meutia Hatta Ajak Keluarga Pahlawan Jaga Integritas dan Moralitas
Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), Meutia Farida Hatta Swasono (dok. IKPNI)
  • Meutia Hatta mengajak keluarga pahlawan nasional menjaga integritas, moralitas, dan semangat perjuangan sebagai warisan utama yang relevan menghadapi tantangan sosial dan disinformasi digital masa kini.
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pentingnya peran keluarga pahlawan sebagai sumber inspirasi moral serta simbol bangsa besar yang menghargai sejarah dan jasa para pejuangnya.
  • IKPNI meluncurkan Tim Relawan Peduli dan Tim Angklung sebagai bentuk aksi sosial, kemanusiaan, serta pelestarian budaya untuk memperkuat semangat nasionalisme generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), Meutia Farida Hatta Swasono, mengajak keluarga besar pahlawan nasional untuk terus menjaga integritas, moralitas, dan semangat perjuangan di tengah tantangan zaman yang terus berubah. Menurut Meutia, warisan terbesar para pahlawan bukan hanya nama besar dalam sejarah, melainkan nilai-nilai perjuangan yang tetap relevan hingga sekarang.

“Warisan terbesar para pahlawan bukan hanya nama dalam sejarah, tetapi integritas, moralitas, keberanian, pengorbanan, serta kecintaan kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda Indonesia,” ujar Meutia Hatta dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

1. Tantangan bangsa saat ini bukan lagi penjajahan fisik

Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), Meutia Farida Hatta Swasono (dok. IKPNI)

Ia menilai tantangan bangsa saat ini tidak lagi berbentuk penjajahan fisik, melainkan persoalan sosial, lunturnya persatuan, rendahnya kepedulian sosial, hingga maraknya disinformasi digital.

Karena itu, Meutia menekankan pentingnya menanamkan nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap sederhana seperti bekerja jujur, menjaga persatuan, membantu sesama, hingga mencintai tanah air dinilai menjadi bentuk perjuangan masa kini.

Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar pahlawan nasional juga memperkuat komitmen untuk terus menjaga sejarah perjuangan bangsa serta memperkenalkan nilai kepahlawanan kepada generasi muda melalui pendidikan, seni, budaya, hingga literasi sejarah.

Sejumlah tokoh keluarga pahlawan nasional turut hadir dalam acara itu, di antaranya Halida Hatta, Antarini Malik, Melani Leimena, hingga Ganang Sudirman.

2. Bangsa besar adalah mereka yang menghargai pahlawan

Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI)(dok. IKPNI)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, turut menyampaikan apresiasi kepada IKPNI melalui sambutan tertulis. Ia menyebut keluarga besar pahlawan nasional memiliki posisi penting sebagai sumber inspirasi dan teladan moral bagi masyarakat.

“Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang maju, tetapi bangsa yang menghargai sejarah dan menghormati jasa para pahlawannya,” kata Yusuf.

3. IKPNI punya relawan peduli

Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI)(dok. IKPNI)

Selain silaturahmi, kegiatan itu juga diisi pemutaran film pendek berjudul “Jejak yang Tidak Pernah Hilang” yang mengangkat aksi kemanusiaan keluarga IKPNI membantu korban musibah di Sumatra Barat serta wilayah Sumatra Utara dan Aceh.

IKPNI juga memperkenalkan Tim Relawan IKPNI Peduli yang diharapkan menjadi wadah kegiatan sosial dan kemanusiaan. Di sisi lain, organisasi tersebut membentuk Tim Angklung IKPNI sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan penguatan semangat nasionalisme generasi muda.

Editorial Team

Related Article