Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa anak Presiden ketiga RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Namun, pemeriksaan kali ini berlangsung hanya sekitar 30 menit.
Ilham baru tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Selasa (30/9/2025) sekitar 14.00 WIB. Dia terlihat memakai kemeja lengan panjang biru dan didampingi sejumlah pihak.
Setibanya di KPK, Ilham terlihat tergesa dan langsung masuk ke dalam ruang pemeriksaan.
"Setelah saya keluar (pemeriksaan), ya, bukan sekarang," ujar Ilham saat tiba di KPK.
Tiba-tiba, Ilham sudah terlihat keluar dari ruang pemeriksaan 30 menit setelahnya. Usai pemeriksaan, dia mengaku hanya menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk pengembalian mobil milik ayahnya yang disita KPK dari tangan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Mobil Mercedes Benz 280 SL itu baru dibayarkan Rp1,3 miliar oleh Ridwan Kamil kepada Ilham Habibie sebagai uang muka. Uang itu diduga terkait dugaan korupsi iklan di Bank BJB.
Ilham pun menyerahkan uang tersebut kepada KPK sehingga mobilnya akan dikembalikan.
"Dalam perspektif KPK, penyitaan adalah untuk upaya pembukaan sekaligus langkah awal dalam optimalisasi aset recovery. Dengan penyitaan uang Rp1,3 miliar ini juga menjadi langkah awal KPK dalam optimalisasi aset recovery dalam perkara ini. Termasuk sekaligus proses atau pembuktian," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
"Artinya, ada aliran uang dari saudara RK kepada saudara IH untuk pembelian mobil antik tersebut di mana uang dari saudara RK ini diduga terkait atau bersumber dari dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani KPK," lanjut dia.
Meski sempat disita, KPK belum membawa mobil tersebut ke rumah penyimpanan benda sitaan dan perampasan (Rupbasan). Sebab, Ridwan Kamil belum melunasi biaya restorasi mobil itu di sebuah bengkel di Bandung, Jawa Barat.
Selain mobil, KPK juga menyita motor Royal Enfield dari Ridwan Kamil. Motor itu sudah dibawa KPK ke Jakarta.
KPK dalam kasus ini telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah Yuddy Renaldi selaku Direktur Utama Bank BJB, Widi Hartoto selaku Pimpinan Divisi Corporate Secretary, Ikin Asikin Dulmanan selaku Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri.
Lalu Sugendrik selaku pengendali PT Wahana Semesta Bandung Ekspres dan PT BSC Advertising, serta Sophan Jaya Kusuma selaku Pengendali Agensi Cipta Karya Mandiri Bersama dan PT Cipta Karya Sukses Bersama.
Kelima tersangka belum ditahan KPK. Namun, mereka telah dicegah ke luar negeri.
Kasus korupsi pengadaan iklan ini memiliki potensi kerugian negara Rp222 miliar. Modusnya, diduga dari anggaran Rp409 miliar yang direalisasikan hanya Rp100 miliar.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Momen 30 Menit Ilham Habibie Diperiksa KPK Gara-gara Mobil Ridwan Kamil

Ilham Akbar Habibie (IDN Times/Aryodamar)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Saujana Para Puan di Tepi Rel: Menyemai Koperasi, Menuai Ekonomi20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Ilham Habibie Sebut KPK Akan Kembalikan Mobilnya yang Disita dari RK30 Sep 2025, 15:09 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Datangi KPK, Ilham Habibie Harap Mobilnya yang Disita Dikembalikan30 Sep 2025, 14:57 WIB
Editorial Team
EditorDeti Mega Purnamasari
Related Article
Cuaca Jumat Terik di Semarang, Awas Panas sampai 36°C dan Potensi Hujan Sore!23 Oct 2026, 06:02 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 23 Oktober 2026, Waspada Suhu 37 Derajat23 Oct 2026, 06:01 WIB
Kasus ISPA Tembus 333 Ribu, Menkes Akan Terbang ke Palangkaraya 23 Oct 2026, 06:00 WIB
2 Tahun Prabowo, MBG Jadi Program Terbanyak Dibahas Pemberitaan23 Oct 2026, 05:30 WIB
TOP 5: Nusron Wahid Lemas hingga Siswa Bekasi Temukan Celah NASA23 Oct 2026, 05:00 WIB
TPA Jatibarang Semarang Pabrik Maggot, Sampah Organik Jadi Pakan Ayam23 Oct 2026, 04:30 WIB
5 Kesalahan Pakai Lipstik Matte yang Bikin Bibir Kering Kerontang23 Oct 2026, 03:00 WIB
Pelaku Tawuran di Makassar akan Dibina di SPN Batua-Dicarikan Pekerjaan23 Oct 2026, 02:00 WIB
Mengintip Dapur Simpati Lombok Kuning Makassar, Olah 150 Kg Cabai Sehari23 Oct 2026, 01:43 WIB
Hari Santri 2026, 2 Santriwati Berprestasi di Semarang Diganjar Umrah23 Oct 2026, 01:30 WIB
Drone Emprit Ungkap Sentimen Publik untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran23 Oct 2026, 00:01 WIB
4 Peringkat MBTI dari yang Paling Gampang Kaya sampai Paling Boros23 Oct 2026, 00:00 WIB
Satgas PKH Cabut Izin Usaha Tambang Emas PT Kristalin di Nabire22 Oct 2026, 23:52 WIB
Menkes Siap Awasi Nutri Level Pelaku Usaha usai Putusan MK22 Oct 2026, 23:35 WIB
Winston Utomo: RI Harus Jadi Sumber Budaya Global, Bukan Sekadar Konsumen22 Oct 2026, 23:27 WIB
BMKG: Gempa M6,9 di Nagqu China Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia22 Oct 2026, 23:25 WIB
Resmikan Maha-South Hub, Menteri ESDM Targetkan Produksi Gas Melonjak 22 Oct 2026, 23:15 WIB
Pembelian Pertamax di Jogja Pindah ke Pertalite, Pertamina: Stok BBM Aman 22 Oct 2026, 23:12 WIB
Lampaui Batas Maksimal OJK, Pemprov Banten Suntik Modal Jamkrida Rp163,4 Miliar22 Oct 2026, 22:53 WIB
8 Tersangka Korupsi Dana PI Pertamina Hulu Rokan Ditahan Jaksa22 Oct 2026, 22:45 WIB