Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Momen Haru Kuli Asal Blora Lihat Anak Jadi Perwira TNI Dilantik Prabowo
Kala Ayah Kuli Asal Blora Lihat Anak Jadi Perwira TNI Dilantik Prabowo (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri di Istana Merdeka, termasuk Letda Rizky Fadly asal Blora yang merupakan anak seorang kuli bangunan.
  • Wagiantoro, ayah Rizky, datang bersama keluarga dari Blora ke Jakarta untuk menyaksikan pelantikan anak sulungnya dan mengekspresikan rasa haru serta bangga atas pencapaian tersebut.
  • Rizky berterima kasih kepada orang tuanya yang selalu mendukung meski keterbatasan ekonomi, serta memegang pesan agar tidak minder dalam mengejar cita-cita menjadi perwira TNI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sejak SMP

Rizky mulai mempersiapkan diri untuk menjadi anggota TNI dan mengikuti tes masuk SMA Taruna Nusantara.

setelah lulus SMP

Rizky diterima di SMA Taruna Nusantara dan melanjutkan pendidikan militernya hingga akhirnya memilih masuk Akademi Militer (Akmil).

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri di Istana Merdeka, termasuk Letda Rizky Fadly dari TNI AD yang disaksikan langsung oleh keluarganya dari Blora.

kini

Letda Rizky Fadly resmi menjadi perwira TNI AD dan menyampaikan rasa bangga serta terima kasih kepada kedua orangtuanya atas dukungan mereka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri, termasuk Letda Rizky Fadly, putra seorang kuli bangunan asal Blora, dalam upacara resmi di Istana Merdeka.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto memimpin pelantikan; Letda Rizky Fadly menjadi salah satu perwira yang dilantik; ayahnya Wagiantoro dan ibunya Siti Jamilah turut hadir menyaksikan.
  • Where?
    Upacara pelantikan berlangsung di Halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, dengan kehadiran keluarga para perwira dari berbagai daerah Indonesia.
  • When?
    Kegiatan pelantikan digelar pada Rabu, 22 Juli 2026, berlangsung secara khidmat sejak pagi hari hingga selesai prosesi resmi.
  • Why?
    Pelantikan dilakukan sebagai pengukuhan resmi bagi lulusan akademi militer dan kepolisian yang telah menyelesaikan pendidikan untuk menjadi perwira remaja TNI-Polri.
  • How?
    Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo dengan pembacaan sumpah jabatan; keluarga hadir memberikan dukungan emosional kepada para perwira baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hari Rabu di Istana Merdeka, Pak Prabowo melantik banyak anak muda jadi perwira TNI dan Polri. Ada satu namanya Rizky, dia anak dari bapak yang kerja jadi kuli bangunan dari Blora. Bapaknya datang jauh-jauh ke Jakarta sama ibu dan adiknya. Mereka senang sekali dan bangga lihat Rizky pakai baju tentara baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelantikan Letda Rizky Fadly sebagai perwira TNI di Istana Merdeka menghadirkan kisah mengharukan tentang ketekunan dan kasih keluarga. Dari latar sederhana sebagai anak seorang kuli bangunan, keberhasilannya mencerminkan kekuatan doa, dukungan orang tua, serta keyakinan bahwa semangat dan kerja keras dapat membuka jalan bagi siapa pun untuk meraih cita-cita luhur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Perwira Remaja yang dilantik itu berasal dari bebagai latar belakang keluarga, mulai dari anak TNI hingga kuli bangunan.

Salah satunya Letda Rizky Fadly. Perwira Remaja dari TNI Angkatan Darat (AD) itu merupakan anak pertama dari seorang laki-laki yang bekerja sebagai kuli bangunan.

Sang ayah, Wagiantoro (45) memboyong istri dan anak bungsunya langsung dari Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Tujuannya satu, menyaksikan anak sulungnya dilantik menjadi perwira oleh Presiden Prabowo.

Usai pelantikan yang berlangsung khidmat itu digelar, mata Wagiantoro tampak berkaca-kaca. Tatapannya memancarkan rasa bangga kepada Rizky yang kini telah berpangkat Letnan Dua TNI.

"Ini anak saya (Letda Rizky). Saya hanya berprofesi sebagai buruh serabutan, kadang kuli bangunan. Alhamdulillah rezeki anak saya bisa jadi perwira hari ini," ujar Wagiantoro sambil menatap anaknya.

Wagiantoro menceritakan, anaknya memang sudah bercita-cita menjadi TNI sejak kecil. Persiapannya bahkan sudah dimulai sejak SMP.

Setelah lulus SMP, Rizky mendaftar ke SMA Taruna dan diterima dengan baik. Dia tak henti memanjatkan syukur karena anaknya kini telah resmi menjadi perwira TNI AD.

"Ya, ini dimulai dari sejak dia SMP, dia ikut masuk tes masuk SMA Taruna Nusantara, alhamdulillah terkabul doa kami dan selanjutnya dia sendiri yang pilih ke akmil dan alhamdulillah juga diterima," kata dia.

Wagiantoro mengatakan, sang istri, Siti Jamilah merupakan sosok yang paling berjasa atas keberhasilan Rizky menjadi perwira TNI.

"Dan dari semua ini ada sosok satu orang yang sangat luar biasa, yaitu istri saya, ibunya. Dia adalah sosok luar biasa yang membantu perjalanan dia (Rizky), serta semuanya juga dari bantuan orang-orang yang bertangan baik yang dikirim oleh Allah kepada saya lewat jalan mereka. Semoga hanya Allah yang bisa membalasnya," ujar dia.

Rizky juga menyampaikan terima kasih kepada kedua orangtuanya. Sebab, meski memiliki keterbatasan ekonomi, keluarganya terus mendukung cita-citanya menjadi seorang TNI.

"Kesan dan pesan saya untuk kedua orangtua saya adalah saya bangga. Apa pun, saya tidak pernah melihat pekerjaan orangtua saya apa dan itu hanya pekerjaan orangtua saya. Selanjutnya saya akan melanjutkan perjuangan dari orangtua saya untuk mengejar kebanggaan sejauh mungkin dan untuk membanggakan kedua orangtua saya dengan kaki tangan saya sendiri," ujar Rizky.

Dalam hati dan ingatan Rizky terpatri pesan dari kedua orang tuanya untuk tidak minder dalam mengejar cita-cita.

"Nasihat utama saya yang saya pegang teguh selama saya menjadi taruna dan sampai sekarang adalah tidak usah menuruti kata-kata minder ataupun menuruti kata-kata gengsi," ucap dia.

Editorial Team

Related Article