Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan ancaman siber di era komputasi kuantum. Pelaku dapat mencuri dan menyimpan data terenkripsi untuk dibuka pada masa depan ketika teknologi mampu memecahkan sistem enkripsi yang digunakan saat ini.
“Ada data-data yang sudah mereka curi, mereka enggak bisa buka, karena sudah ada enkripsinya. Cuma data itu dia simpan, diambil,” ujar Nezar dalam ITSEC Cyber & AI Academy Grand Launching di Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
