Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nusron Absen Raker DPR Usai Anak Buah di BPN Bogor Kena OTT KPK
Rapat Kerja Komisi II DPR RI Panja Evaluasi DOB 4 Provinsi Papua dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri PPN, dan kepala daerah pada Rabu (2/7/2025) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Nusron Wahid tidak menghadiri rapat kerja Komisi II DPR dan diwakili Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan.
  • Rapat di Kompleks Parlemen membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan Aset BUMD, serta dihadiri gubernur dan Tito Karnavian.
  • KPK mengamankan 17 orang terkait dugaan korupsi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, termasuk seorang dirjen dan dua kepala kantah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sehari sebelumnya

Anak buah Nusron Wahid terjaring OTT kasus dugaan suap di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor.

hari ini

Nusron Wahid absen dari rapat kerja Komisi II DPR dan diwakili Ossy Dermawan. Agenda rapat membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan Aset BUMD.

Selasa (15/9/2026)

KPK menyampaikan 17 orang diamankan terkait dugaan korupsi pengurusan HGB di Kabupaten Bogor dan masih dimintai keterangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Nusron Wahid absen dari rapat kerja Komisi II DPR, sementara KPK mengamankan 17 orang terkait dugaan korupsi pengurusan HGB.
  • Who?
    Nusron Wahid, Ossy Dermawan, Komisi II DPR, KPK, Budi Prasetyo, Rifqinizami Karsayuda, serta 17 orang yang diamankan.
  • Where?
    Rapat berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. OTT terkait pengurusan HGB terjadi di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor.
  • When?
    Rapat digelar Selasa (15/9/2026). OTT terhadap anak buah Nusron terjadi sehari sebelumnya.
  • Why?
    Nusron tidak hadir setelah anak buah terjaring OTT dugaan suap. Ossy enggan menjawab alasan ketidakhadiran Nusron.
  • How?
    Nusron mengirim Ossy Dermawan sebagai wakil dalam rapat. KPK masih meminta keterangan 17 orang pada tahap penyelidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pak Nusron tidak datang ke rapat DPR di Jakarta. Pak Ossy datang menggantikannya. Rapat itu juga dihadiri beberapa gubernur dan Pak Tito. KPK membawa 17 orang untuk dimintai keterangan soal HGB di Bogor. Ada seorang dirjen dan dua kepala kantor tanah. Kementerian bilang menghormati proses hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kehadiran Ossy Dermawan sebagai wakil membuat Kementerian ATR/BPN tetap terwakili dalam rapat yang membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan Aset BUMD. Pernyataan kementerian untuk menghormati tindakan hukum KPK atau APH juga menunjukkan proses penyelidikan tetap dihormati saat 17 orang masih dimintai keterangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid memilih absen dan hanya mengirim utusan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, yang digelar hari ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2026), setelah anak buah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor sehari sebelumnya.

Agenda rapat hari ini membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan Aset BUMD. Nusron diwakili oleh Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan. Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah gubernur dan Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Ketidakhadiran Nusron, sempat disinggung Ketua Komisi II DPR, Rifqinizami Karsayuda.

"Yang saya hormati, Saudara Wakil Menteri ATR/BPN, beserta seluruh jajaran, yang hari ini biasanya berdua dengan menterinya," kata Rifqi membuka rapat.

Saat diminta penjelasan alasan Nusron absen dalam rapat tersebut, Ossy enggan menjawab. Namun, Politikus Demokrat itu menegaskan, pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Kementerian ATR/BPN tentunya menghormati tindakan hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau APH siapa pun," kata dia.

KPK mengamankan 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Mereka yang diamankan termasuk seorang direktur jenderal di Kementerian ATR/BPN dan dua kepala kantor pertanahan (kantah).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, seluruh pihak tersebut masih dimintai keterangan dalam tahap penyelidikan.

“Total saat ini yang diamankan dalam peristiwa tangkap tangan ini sejumlah 17 orang ya. Di antaranya ada Dirjen, kemudian dua Kepala Kantah,” kata Budi, dikutip Selasa (15/9/2026).

Curated For You

Editorial Team

Related Article