Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pengacara senior O.C. Kaligis di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • O.C. Kaligis menyebut tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi sebagai dagelan dan menilai ijazah tersebut asli, dengan merujuk kesaksian pihak Universitas Gadjah Mada.

  • Kaligis, yang mengaku mengenal Jokowi sejak menjadi Wali Kota Solo, menilai Roy Suryo mencari panggung dan menegaskan presiden tidak mungkin mengambil risiko memakai ijazah palsu.

  • Pengadilan Jakarta Timur menggelar sidang kedelapan dugaan pencemaran nama baik terhadap Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, dengan Jokowi dijadwalkan menjadi saksi serta pengamanan 6.770 personel gabungan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pengadilan Jakarta Timur menggelar sidang kedelapan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Joko “Jokowi” Widodo, dengan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma sebagai pihak yang dijerat.
  • Who?
    Joko “Jokowi” Widodo dijadwalkan hadir sebagai saksi. Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma terkait perkara tersebut. O.C. Kaligis hadir menyaksikan persidangan sebagai praktisi hukum.
  • Where?
    Persidangan berlangsung di Pengadilan Jakarta Timur, Jakarta.
  • When?
    Sidang digelar pada Kamis, 5 November 2026. Jokowi juga disebut hadir pada agenda persidangan hari itu.
  • Why?
    Sidang berlangsung untuk memeriksa perkara dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi.
  • How?
    Sebanyak 6.770 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan, terdiri dari 1.200 personel TNI dan 5.570 personel Polri. Polisi menyiapkan dua mobil water cannon serta mobil penerangan untuk menjaga ketertiban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
O.C. Kaligis datang ke pengadilan untuk melihat sidang tentang ijazah Pak Jokowi. Ia bilang ijazah Pak Jokowi asli dan tuduhan itu seperti lelucon. Roy Suryo dan Tifauzia sedang menghadapi perkara karena tuduhan itu. Pak Jokowi akan jadi saksi. Banyak polisi dan tentara menjaga sidang supaya aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kehadiran Jokowi sebagai saksi, kesaksian yang disebut telah diberikan UGM, serta perhatian praktisi hukum seperti O.C. Kaligis menunjukkan perkara ini ditangani melalui forum persidangan yang mempertemukan pihak terkait secara langsung. Pengamanan gabungan dan sarana imbauan ketertiban juga mencerminkan upaya menjaga proses hukum berlangsung aman dan tertib.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pengacara senior O.C. Kaligis menyebut tuduhan ijazah palsu Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo, sebagai dagelan. Ia menilai ijazah Jokowi pasti asli dan menyebut Roy Suryo hanya mencari panggung melalui perkara tersebut.

Ia mengaku datang untuk menyaksikan langsung jalannya persidangan sebagai praktisi hukum sekaligus, karena mengenal Jokowi secara pribadi.

"Saya kan teman baik sama Pak Jokowi. Kenapa saya mau lihat? Sebagai praktisi. Ini mah dagelan ya, pasti ya ijazahnya ada. Pasti dia lulusan Gadjah Mada," kata Kaligis di Pengadilan Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Menurut Kaligis, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) juga telah memberikan kesaksian terkait ijazah Jokowi. Karena itu, ia menilai tuduhan yang dipersoalkan dalam perkara tersebut tidak berdasar.

"Rektor Gadjah Mada sudah memberikan kesaksian. Jadi ini kan cuma cari panggung aja ini si Roy Suryo kalau menurut saya," ujarnya.

O.C. Kaligis mengaku mengenal Jokowi sejak masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Ia bahkan menyebut masih bertemu dengan Jokowi pada 20 Mei lalu.

Ia menilai, tidak mungkin seorang presiden mengambil risiko dengan menggunakan ijazah palsu. Kehadiran Jokowi dalam persidangan hari ini juga dinilainya semakin memperkuat keyakinannya.

"Enggak mungkin ya, seorang presiden mengambil risiko dengan memberikan ijazah palsu, sudah enggak mungkin. Dan dengan dia datang hari ini, ini sudah lebih meyakinkan. Makanya saya mau lihat acaranya," katanya.

Hari ini, Pengadilan Jakarta Timur menggelar sidang perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma. Pada sidang kedelapan ini, Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo diagendakan hadir sebagai saksi.

Untuk mengamankan jalannya persidangan, sebanyak 6.770 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan. Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, ribuan personel tersebut terdiri dari 1.200 personel TNI dan 5.570 personel Polri.

Polisi juga menyiapkan dua unit mobil water cannon atau AWC serta mobil penerangan untuk menyampaikan imbauan kepada massa agar menjaga ketertiban.

Curated For You

Editorial Team

Related Article