Pemerintah resmi mencanangkan Gerakan Nasional Pelayanan Publik (GNPP). Gerakan ini digagas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Kementerian Dalam Negeri serta Ombudsman Republik Indonesia. Pencanangan GNPP ditandai dengan penandatanganan Surat Edaran Bersama yang disaksikan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Jakarta, Jumat (24/7). (dok. Kementerian PANRB)
Gerakan Nasional Pelayanan Publik mengusung tema "Tulus Melayani, Cepat Merespons, dan Berintegritas." Menurut Rini, tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi komitmen yang harus tercermin dalam setiap kebijakan maupun pelayanan yang diberikan aparatur negara.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan GNPP tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, melainkan dari meningkatnya kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi peluncuran GNPP. Menurutnya, pelayanan publik yang baik menjadi salah satu faktor penting agar pemerintahan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
"Dalam konteks ini, acara kita ini sebetulnya untuk memperkuat variabel ketiga adanya civil service yang efektif dan efisien," ungkap Tito.
Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diterapkan oleh seluruh pemerintah daerah.
"Semoga tidak menjadi seremonial tetapi betul-betul rekan-rekan di daerah terutama bisa memaknai layanan publik itu adalah kunci untuk negara kita bisa survive," ujarnya. (WEB)