Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PDIP Berikan Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber, Apa Alasannya?
Politikus PDI Perjuangan Guntur Romli (IDN Times/Aryodamar)
  • PDI Perjuangan menyerahkan salinan ijazah SMA dan S1 Presiden Jokowi kepada YouTuber Mikhael Sinaga setelah menerima permintaan resmi berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik.
  • Guntur Romli menegaskan PDIP siap memberikan data untuk kebutuhan wawancara maupun penelitian sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik.
  • Saat ditanya soal polemik ijazah palsu Jokowi, Guntur memilih tidak menanggapi dan menekankan bahwa pemberian berkas hanya untuk kepentingan penelitian sesuai aturan hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Partai PDIP kasih salinan ijazah Pak Jokowi ke YouTuber namanya Mikhael Sinaga. Katanya Mikhael minta surat ke PDIP buat lihat ijazah itu. Orang PDIP bilang boleh lihat karena aturan tentang informasi terbuka. Mereka juga bilang orang lain boleh datang ke kantor PDIP kalau mau lihat data untuk belajar atau wawancara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Langkah PDI Perjuangan memberikan salinan ijazah Presiden Jokowi kepada YouTuber menunjukkan komitmen partai terhadap keterbukaan informasi publik. Dengan melayani permintaan berdasarkan prosedur resmi dan membuka akses bagi kebutuhan penelitian maupun wawancara, partai ini menegaskan transparansi administrasi serta konsistensi dalam menjaga reputasinya sebagai parpol yang informatif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - DPP PDI Perjuangan memberikan salinan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo ke YouTuber Mikhael Sinaga. Politikus PDIP Perjuangan, Guntur Romli, mengatakan pemberian salinan tersebut karena Mikhael telah bersurat ke DPP PDI Perjuangan.

"Iya betul, karena Mikhael kirim surat dan permintaan berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik, apalagi selama 3 kali berturut-turut, PDI Perjuangan dapat penghargaan paling informatif dari parpol-parpol," ujar Guntur saat dikonfirmasi IDN Times, Selasa (9/6/2026).

1. PDIP akan memberikan data untuk kebutuhan wawancara hingga penelitian

Juru bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli (dok. Pribadi)

Guntur mengatakan, PDI Perjuangan akan memberikan data untuk kebutuhan wawancara hingga penelitian. Menurutnya, itu merupakan salah satu bentuk keterbukaan informasi.

"Setiap ada penelitian, wawancara akan dilayani secara terbuka oleh PDI Perjuangan," ucap dia.

2. Boleh lihat datanya ke DPP PDI Perjuangan

Politikus PDI Perjuangan, Guntur Romli (IDN Times/Istimewa)

Guntur kemudian menjelaskan maksud dari pemberian data, pihak yang meminta bisa datang langsung ke kantor DPP PDI Perjuangan.

"Kalau ke DPP boleh aja mas, salinan itu maksudnya boleh difoto ya, yang boleh dibuka berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik," kata dia.

Salinan berkas yang diberikan itu ijazah SMA dan S1 Jokowi.

3. Bagaimana dengan soal polemik ijazah palsu Jokowi?

Presiden ke-7 Joko “Jokowi” Widodo. (IDN Times/Larasati Rey)

Saat ditanya mengenai polemik ijazah Palsu Jokowi, Guntur enggan menjawab mengenai hal tersebut.

"Kami gak mau masuk ke soal polemik itu mas, kami hanya membuka berkas yang tujuannya untuk penelitian, sesuai permintaan dan perintah UU," imbuhnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article