Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah
Polisi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah. (IDN Times/Irfan Fathurohman

Intinya sih...

  • Polisi tak bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya Lula. Keluarga menolak otopsi dan menerima kematian Lula setelah rumah sakit menyatakan tidak ada tanda kekerasan.

  • Polisi menghentikan penyelidikan karena tidak menemukan unsur pidana terkait kematian Lula, meskipun menemukan tabung Whip Pink di apartemennya.

  • Tabung Whip Pink (N20) dan barang bukti lainnya ditemukan di apartemen Lula, termasuk bercak darah pada sprei dan tes DNA yang sesuai dengan milik Lula.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Polisi membantah isu selebgram Lula Lahfah meninggal dunia disebabkan overdosis. Isu itu beredar di media sosial setelah kekasih YouTuber Reza Arap itu ditemukan meninggal dunia di apartemennya di wilayah Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026) sore.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengimbau agar masyarakat tidak menelan informasi liar dan menghormati keluarga almarhumah.

“Iya, dugaan overdosis itu salah,” kata Kombes Pol Budi Hermanto di Polres Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

1. Polisi tak bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya Lula

Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026) sore. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Namun demikian, polisi juga tak bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya Lula. Hal itu karena, keluarga menolak jenazah Lula diotopsi.

Keluarga telah mendapat penjelasan Rumah Sakit Fatmawati yang menyatakan tak ada bekas kekerasan atau penganiayaan pada tubuh Lula. Sehingga, keluarga sudah menerima kematiannya.

“Kita tidak bisa menjawab akibat apa kematian. Kita tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan otopsi. Pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan,” ujar Budi.

2. Polisi menghentikan penyelidikan

Polisi temukan tabung Whip Pink (N2O) di apartemen Lula Lahfah di Jakarta Selatan. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi memutuskan untuk menghentikan penyelidikan kematian kekasih YouTuber Reza Arap itu. Sebab, penyidik tak menemukan unsur pidana.

“Sehingga perkara ini dinyatakan dihentikan karena tidak ditemukannya tidak pidana dan perbuatan melawan hukum,” kata Budi.

3. Polisi temukan tabung Whip Pink di apartemen Lula

Terdapat DNA Lula Lahfah di tabung Whip Pink (N20). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Meskipun dalam olah TKP, polisi menemukan tabung Whip Pink (N20) atau gas tawa berukuran 2.050 gram dalam keadaan kosong. Berdasarkan hasil tes DNA sentuh, didapati adanya DNA milik Lula.

Kasubdit Biologis Serologi Puslabfor Bareskrim Polri Kompol Irfan Rofiq mengatakan pihaknya menerima sejumlah barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik.

Beberapa di antaranya yakni satu buah sprei berwarna putih diduga terdapat bercak darah, beberapa helai tisu dan kapas bekas diduga terdapat bekas darah, satu buah kotak warna pink berisi obat-obatan serta satu buah tabung whip pink.

Irfan menyebut pihaknya juga menerima sampel darah milik ayah Lula. Sampel darah ini digunakan untuk menguji barang bukti yang ditemukan di lokasi.

"Pemeriksaan kami simpulkan bahwa benar pada sprei terdapat bercak darah, pada tisu atau kapas bekas darah terdapat bercak darah dan pada satu buah tabung whip pink itu muncul profil DNA," ucap Irfan.

"Kesimpulannya bahwa bercak darah yang ada pada sprei, kapas dan tisu dan tes DNA atau DNA sentuhan profilnya itu adalah milik saudari LL," sambungnya.

Editorial Team