Terdapat DNA Lula Lahfah di tabung Whip Pink (N20). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
Meskipun dalam olah TKP, polisi menemukan tabung Whip Pink (N20) atau gas tawa berukuran 2.050 gram dalam keadaan kosong. Berdasarkan hasil tes DNA sentuh, didapati adanya DNA milik Lula.
Kasubdit Biologis Serologi Puslabfor Bareskrim Polri Kompol Irfan Rofiq mengatakan pihaknya menerima sejumlah barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik.
Beberapa di antaranya yakni satu buah sprei berwarna putih diduga terdapat bercak darah, beberapa helai tisu dan kapas bekas diduga terdapat bekas darah, satu buah kotak warna pink berisi obat-obatan serta satu buah tabung whip pink.
Irfan menyebut pihaknya juga menerima sampel darah milik ayah Lula. Sampel darah ini digunakan untuk menguji barang bukti yang ditemukan di lokasi.
"Pemeriksaan kami simpulkan bahwa benar pada sprei terdapat bercak darah, pada tisu atau kapas bekas darah terdapat bercak darah dan pada satu buah tabung whip pink itu muncul profil DNA," ucap Irfan.
"Kesimpulannya bahwa bercak darah yang ada pada sprei, kapas dan tisu dan tes DNA atau DNA sentuhan profilnya itu adalah milik saudari LL," sambungnya.