Kronologi Lula Lahfah Ditemukan Meninggal dan Dijemput Reza Arap

- Lula Lahfah ditemukan meninggal di apartemennya di Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026) sore.
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, Lula tergeletak terbujur kaku di dalam kamar saat ditemukan.
- Jenazah Lula dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dan visum luar menunjukkan Lula meninggal karena kehabisan nafas tanpa tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan.
Jakarta, IDN Times - Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026) sore.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengatakan, saat ditemukan kondisi Lula tergeletak di dalam kamar.
“Kondisi saudari LL ini tergeletak terbujur kaku sendiri di dalam kamar,” kata Iskandarsyah di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Atas dasar temuan itu, polisi melakukan penyelidikan untuk mencari unsur pidana. Lalu bagaimana kronologi ditemukannya Lula dalam keadaan meninggal dunia?
Pada Jumat pagi, Lula tak seperti biasanya tak melakukan olahraga pagi. Hingga pukul 17.44 WIB, tak ada aktivitas dari dalam kamar Lula.
Hal ini menimbulkan tanya asisten rumah tangganya yakni A. Ia kemudian mengetuk pintu kamar korban dan tak ada jawaban.
A pun turun ke lobi apartemen untuk memanggil sekuriti agar membantunya membuka kamar Lula. Sekuriti kemudian memanggil bantuan engineering dari pihak apartemen.
“Sehingga ditemukan Saudari LL tergeletak membujur kaku. Temuan itu yang mengakibatkan A dan R yang merupakan sopir pribadi, panik. Sehingga menyebabkan para saksi-saksi tersebut menghubungi beberapa teman terdekat dari saudari LL,” ujar Iskandarsyah.
Saksi VA dan C yang merupakan asisten pribadi Reza Arap pun tiba di lokasi dan mendapati Lula berada di atas tempat tidur. C kemudian menghubungi Reza Arap.
Mendapat kabar itu, Reza Arap meminta C mencarikan dokter untuk memastikan kondisi Lula.
Setelah itu, Reza Arap dan dokter Rizky tiba di lokasi dalam waktu yang bersamaan. Keduanya naik dalam satu lift menuju kamar Lula.
Dokter langsung melakukan pemeriksaan terhadap Lula dan dinyatakan meninggal dunia. C kemudian menghubungi ambulans.
“Dan terlihat di sini melalui lift barang, terlihat saudara RA mendampingi di mana jenazah LL di sini sudah masuk ke dalam kantong jenazah,” ujar Iskandarsyah
Jenazah Lula kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Berdasarkan visum luar yang dilakukan, Lula meninggal dunia karena kehabisan nafas dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan.
“Autopsi yang harusnya dilakukan oleh kami, berdasarkan permintaan dari keluarga atau orang tua dari LL, tidak dilaksanakan. Karena kami sudah mengecek seluruh bukti-bukti yang ada dan keterangan saksi dalam waktu singkat, di sini kita lihat tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun upaya melawan hukum,” ujarnya.
















