Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Periksa Tiga Pimpinan Proyek Galian PDAM di Jalan RS Fatmawati
Tampak proyek galian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. (dok. Istimewa)
  • Polsek Cilandak memeriksa tiga pimpinan proyek galian PDAM di Jalan RS Fatmawati usai ledakan terjadi pada Senin pagi.
  • Ledakan muncul saat alat penggalian mengenai kabel PLN bertegangan tinggi yang tertanam di lokasi proyek.
  • Dua pekerja berinisial H dan R mengalami luka di wajah akibat ledakan dan langsung dilarikan ke IGD RS Fatmawati.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
8 Juni 2026

Ledakan terjadi saat proyek galian PDAM di Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. Alat berat mengenai kabel PLN bertegangan tinggi hingga menyebabkan ledakan dan melukai dua pekerja berinisial H dan R.

8 Juni 2026

Kedua korban langsung dibawa ke IGD Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan perawatan medis. Saksi di lokasi melihat keduanya sempat terpental akibat ledakan.

8 Juni 2026

Polsek Cilandak memeriksa tiga pimpinan proyek dari pihak perusahaan sebagai saksi terkait insiden ledakan tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Terjadi ledakan saat proyek galian PDAM di Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan, yang menyebabkan dua pekerja mengalami luka dan tiga pimpinan proyek diperiksa polisi sebagai saksi.
  • Who?
    Dua pekerja berinisial H dan R menjadi korban luka, sementara tiga pimpinan proyek dari perusahaan pelaksana diperiksa oleh Polsek Cilandak. Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen memberikan keterangan resmi.
  • Where?
    Ledakan terjadi di lokasi proyek galian PDAM di Jalan RS Fatmawati Raya, kawasan Jakarta Selatan. Kedua korban kemudian dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Fatmawati.
  • When?
    Peristiwa ledakan berlangsung pada Senin pagi, 8 Juni 2026. Pemeriksaan terhadap para pimpinan proyek dilakukan setelah kejadian tersebut pada hari yang sama.
  • Why?
    Penyebab ledakan diduga karena alat berat mengenai kabel listrik PLN bertegangan tinggi yang tertanam di bawah tanah saat proses penggalian berlangsung.
  • How?
    Saat alat penggali menyentuh kabel PLN, terjadi percikan dan ledakan yang membuat dua pekerja terpental serta mengalami luka di wajah sebelum segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada ledakan di jalan Fatmawati waktu orang-orang kerja gali tanah buat air minum. Dua pekerja namanya H dan R kena luka di muka karena kabel listrik besar kena alat gali. Polisi sekarang tanya tiga bos proyek itu buat tahu kenapa bisa meledak. Dua orang yang luka dibawa ke rumah sakit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemeriksaan cepat terhadap tiga pimpinan proyek galian PDAM menunjukkan kesigapan pihak kepolisian dalam menindaklanjuti insiden di Jalan RS Fatmawati. Penjelasan rinci dari Kapolsek Cilandak juga mencerminkan keterbukaan informasi kepada publik, sementara penanganan segera terhadap dua pekerja yang terluka menegaskan adanya perhatian terhadap keselamatan dan pemulihan korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Polsek Cilandak memeriksa tiga pimpinan proyek galian Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. Pemeriksaan dilakukan setelah terjadinya ledakan saat proyek galian pada Senin (8/6/2026) pagi.

Terdapat dua pekerja galian yakni inisial H dan R yang menjadi korban.

“Dari PT diperiksa tiga orang. Sudah dimintai keterangan sebagai saksi,” kata Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen saat dihubungi.

Zen menjelaskan, ledakan terjadi saat proses penggalian. Terdapat alat yang mengenai kabel PLN dengan tegangan tinggi.

“Ternyata di situ ada kabel PLN. Kenalah sama breaker itu. Kabel tegangan tinggi, meledak di situ,” kata Zen.

Akibat ledakan tersebut, dua pekerja galian berinisial H dan R mengalami luka di wajah.

“Sekarang di IGD Fatmawati, langsung dibawa ke sana,” ujar Zen.

Saat peristiwa terjadi, saksi melihat kedua korban sempat terpental.

“Ya, pasti terpental karena kaget, tapi gak beberapa meter gitu. Terpental kaget gitu,” ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article