Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Tangkap Buronan The Doctor yang Bantu Pelarian Koh Erwin
Andre Fernando alias The Doctor (Dok. Bareskrim)
  • Bareskrim Polri menangkap buronan narkotika Andre Fernando alias The Doctor di Penang, Malaysia, setelah sebelumnya membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin.
  • The Doctor merupakan distributor sabu untuk Koh Erwin dan telah dua kali melakukan transaksi besar pada Januari 2026 senilai total Rp800 juta.
  • Andre memiliki jaringan di Riau dan menyelundupkan narkoba serta vape mengandung etomidate dari Malaysia melalui jalur laut menggunakan berbagai modus penyamaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Januari 2026

Ko Erwin melakukan dua kali transaksi sabu dengan Andre Fernando alias The Doctor senilai total Rp800 juta di wilayah Bima, NTB.

5 April 2026

Andre Fernando alias The Doctor ditangkap tim gabungan Bareskrim dan Hubinter Polri di Penang, Malaysia.

6 April 2026

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengonfirmasi penangkapan The Doctor dan menyatakan ia sedang dalam perjalanan ke Indonesia dengan pengawalan petugas.

kini

The Doctor berada dalam proses pemulangan ke Indonesia untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Bareskrim Polri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Bareskrim Polri menangkap buronan narkotika Andre Fernando alias The Doctor yang diduga membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin dan terlibat dalam distribusi sabu serta produk vape mengandung zat terlarang.
  • Who?
    Andre Fernando alias The Doctor, ditangkap oleh tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim dan Hubinter Polri atas perintah Brigjen Pol Eko Hadi Santoso.
  • Where?
    Penangkapan dilakukan di Penang, Malaysia, dan saat ini Andre sedang dalam perjalanan menuju Indonesia dengan pengawalan petugas kepolisian.
  • When?
    Penangkapan terjadi pada Minggu, 5 April 2026, dan keterangan resmi disampaikan pada Senin, 6 April 2026.
  • Why?
    Andre menjadi buronan karena diduga menyediakan sabu kepada Koh Erwin untuk diedarkan di wilayah Bima serta membantu pelarian bandar tersebut dari kejaran aparat.
  • How?
    Bareskrim sebelumnya menerbitkan status DPO terhadap Andre. Ia ditangkap melalui kerja sama internasional antara Bareskrim dan Hubinter Polri setelah dilacak keberadaannya di Malaysia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Polisi nangkep orang jahat namanya Andre, dipanggil The Doctor. Dia bantu temannya Koh Erwin jual dan kirim barang narkoba. Andre ditangkap di Malaysia sama polisi lalu dibawa pulang ke Indonesia naik pesawat. Sekarang dia dijaga polisi biar gak kabur lagi. Polisi bilang dia punya teman jahat di Riau juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penangkapan buronan narkotika Andre Fernando alias The Doctor menunjukkan efektivitas kerja sama antara Bareskrim dan Hubinter Polri dalam menegakkan hukum lintas negara. Keberhasilan ini mencerminkan ketekunan aparat dalam menelusuri jaringan peredaran narkoba yang kompleks, sekaligus memperlihatkan komitmen kuat kepolisian untuk menjaga integritas penegakan hukum di Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap buronan bandar narkotika Andre Fernando alias The Doctor yang sempat membantu pelarian bandar narkoba Koh Erwin.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan, Andre ditangkap tim gabungan Bareskrim dan Hubinter Polri pada Minggu (5/4/2026) kemarin di Penang, Malaysia.

"Bahwa benar, pada hari Minggu tanggal 5 April 2026, DPO atas nama Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor berhasil ditangkap," ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).

1. The Doctor dalam perjalanan ke Indonesia

Andre Fernando alias The Doctor (Dok. Bareskrim)

Eko mengatakan, saat ini The Doctor sedang dalam perjalanan kembali ke Indonesia dengan pengawalan petugas kepolisian.

"Saat ini DPO tersebut sedang dalam penerbangan ke Indonesia dengan dikawal petugas," ujar dia.

2. Bareskrim terlah menerbitkan DPO The Doctor

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menerbitkan status DPO terhadap Andre Fernando alias The Doctor (32). Andre disebut merupakan distributor yang menyediakan sabu kepada bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.

Andre Fernando menjadi DPO dalam kasus narkotika yang melibatkan bandar narkoba Ko Erwin. Kasus Koh Erwin turut menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.

Andre disebut merupakan sosok yang menyediakan sabu yang dibeli Ko Erwin untuk diedarkan di wilayah Bima, NTB. Ko Erwin diketahui dua kali melakukan transaksi kepada Andre pada Januari 2026.

Transaksi pertama senilai Rp400 juta per 2 kg sabu. Kemudian, transaksi kedua Rp400 juta dengan sabu yang diterima seberat 3 kg.

"Ko Andre atau 'The Doctor' menyediakan narkoba berbagai jenis diantaranya sabu, vape yang mengandung etomidate dan happy water," kata Eko.

3. The Doctor memiliki jaringan di daerah Riau

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Ko Andre, lanjut Eko, memiliki jaringan di daerah Riau. Dia memasukkan cartridge vape yang mengandung etomidate dengan merek Ferarri dan Lamborgini melalui jalur laut dari Malaysia melewati Dumai, Riau.

"Sedangkan untuk (pengiriman) narkotika jenis sabu pengirimannya kebanyakan menggunakan kargo uang di-packing (lalu) dimasukkan ke dalam boneka dan dibungkus dalam kotak kado," ujar dia.

Editorial Team