Jakarta, IDN Times — Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan khusus kepada pimpinan Danantara beserta seluruh tim dan jaringannya atas kerja yang telah dilakukan pemerintah.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo meminta pimpinan Danantara beserta seluruh timnya untuk berdiri. Dia kemudian mengajak seluruh peserta sidang memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi.
“Untuk itu saya memberi penghargaan khusus kepada pimpinan dari Danantara dengan seluruh timnya, seluruh jaringannya. Silakan berdiri, kita tepuk tangan,” kata Prabowo.
Prabowo juga meminta tim pertanian dan tim ekonomi yang terlibat dalam pemerintahan untuk turut berdiri dan mendapatkan apresiasi dari majelis.
“Tim pertanian, tim ekonomi, saya minta berdiri semua. Saya minta majelis memberi penghargaan ke mereka,” ujar dia.
Prabowo kemudian secara khusus menyebut jajaran menteri yang berada dalam tim ekonomi, termasuk Menteri Keuangan.
"Saya minta majelis memberi penghargaan ke mereka, tim ekonomi juga yang Menteri Keuangan. Kalau Menteri Keuangan senyum, saya merasa aman, tapi kalau saya umumkan subsidi tambah, mengkerut beliau," ujar dia.
Prabowo mengatakan, pemerintah telah menghemat biaya overhead sekitar Rp50 triliun melalui perampingan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menurut Prabowo, penghematan tersebut berasal dari berbagai komponen biaya operasional. Mulai dari gaji direksi dan komisaris hingga biaya sewa gedung, kendaraan, serta perjalanan dinas.
“Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini saja kita telah menghemat biaya overhead sekitar Rp50 triliun. Hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, bla bla bla, kita sudah menghemat Rp50 triliun lebih,” kata dia.
