Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prabowo ke Akademisi: Saya Paling Hormat Sama Pakar

3 min read
Prabowo ke Akademisi: Saya Paling Hormat Sama Pakar
Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sejumlah akademisi dan pakar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026) (dok. Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo mengundang akademisi dan pakar ke Istana pada 24 September 2026 untuk membahas mitigasi karhutla, sembari menegaskan penghormatannya kepada para ahli.
  • Prabowo meminta masukan pencegahan karhutla tahun depan; pemerintah telah mengerahkan sumber daya pemadaman, namun ia menerima laporan bahwa petugas darat tetap paling efektif.
  • Sebelumnya, Prabowo menyebut sebagian pakar yang mengkritik programnya sebagai “goblok” dan menilai ada kritik berisi fitnah, sambil menekankan pentingnya kejujuran intelektual.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah akademisi dan pakar ke Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (24/9/2026), untuk membahas mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam unggahan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo mengaku sangat menghormati pakar.

"Jadi saudara-saudara, jangan salah ya menerima, kadang-kadang saya kalau bicara di audience, suka dipelintir ya, dibilang seolah saya nggak hormati pakar. Saya paling hormat sama pakar. Nggak bisa apa pun, saya, kenapa saya berhasil sebagai perwira? Karena saya selalu cari pakar," ujar Prabowo.

  1. 1. Prabowo minta masukan

    Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sejumlah akademisi dan pakar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026) (dok. Sekre
    Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sejumlah akademisi dan pakar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

    Prabowo kemudian meminta kepada para pakar untuk memberi masukan untuk mencegah karhutla terjadi lagi di Indonesia. Menurutnya, pemerintah sudah mengerahkan semua sumber daya untuk memadamkan karhutla.

    "Anyway, jadi mohon saya diberi masukan, what can we do supaya tahun depan kita, sudahlah, jadi sekarang saya sudah perintahkan, sudahlah kita antisipasi, jadi eh ternyata tadi saya dapat laporan kemarin ya, dengan segala macam helikopter apa, tetap yang paling efektif adalah petugas di darat," kata dia.

  2. 2. Prabowo sempat sebut pakar goblok

    20260918_190549(0).jpg
    Presiden Prabowo Subianto hadiri HUT PAN di JICC. (IDN Times/Amir Faisol).

    Sebelumnya, Presiden Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-28 PAN, di JICC, pada Jumat (18/9/2026), sempat menyebut pakar yang menyampaikan kritik terhadap programnya adalah goblok. Mulanya, Prabowo menyampaikan,

    ingin Indonesia menjadi bangsa yang makmur. Oleh karena itu, Presiden Prabowo tak ingin rakyat Indonesia ada yang kelaparan.

    "Kita ingin rakyat kita sejahtera, saya dari kecil saya di sumpah saya siap waktu itu, 18 tahun saya siap mati untuk negara ini. Saya ingin membela bangsa saya, untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia, tidak ada bapak dan ibu yang bingung kalau anaknya sakit," ujar Prabowo dalam pidatonya di Perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (18/9/2026).

    Prabowo menegaskan, tidak ingin ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah dan kekurangan gizi. Sehingga hal itu menyebabkan anak Indonesia tidak bisa bersaing dengan bangsa lain.

    "Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan, tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah, tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain, saya tidak ingin melihat itu," ucap dia.

    Prabowo kemudian menyinggung pakar yang menyampaikan kritik. Prabowo mengaku tak masalah dengan kritik yang disampaikan pakar kepadanya.

    "Itu bukan sumpah saya, saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera, itu sumpah saya, terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok," kata dia.

    Mendengar pernyataan tersebut, kader PAN kemudian meneriakkan nama Prabowo. "Prabowo, Prabowo, Prabowo," ujar kader PAN.

  3. 3. Prabowo sebut ada pakar yang kerap menyampaikan fitnah

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menghadiri HUT PAN di JICC (Dok PAN)
    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menghadiri HUT PAN di JICC (Dok PAN)

    Prabowo menyampaikan, ada pakar yang kerap menyampaikan kritik berisi fitnah. Prabowo kemudian menyebut fitnah lebih kejam dari pembunuhan.

    "PAN kan juga ada basis agamis, kalau tidak salah ada hadis yang bunyinya fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan, ada ya? Ada? Surat Al-Baqarah ayat 191, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Ada beberapa pakar, saking pakarnya, dia melontarkan fitnah, tapi sudahlah kita bangsa yang besar bangsa yang kuat, saya mencatat saja, kalau dia sadar saya maafkan, tapi saya ingatkan, kalau Anda punya kepintaran, kalau Anda punya kepakaran, jangan lupa, seorang cendekiawan itu harus jujur, itu namanya kejujuran intelektual, intelektual honesty, apalagi kalian mengabdi kepada kepentingan bangsa lain," ujar Prabowo.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More