Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Sebut BHR Ojol Baru Pertama Kali Ada di Pemerintahannya
Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta,Jumat (13/3/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara untuk membahas persiapan Idul Fitri 1437 H dan memastikan THR ASN serta karyawan swasta dibayarkan tepat waktu.
  • Prabowo menugaskan Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Keuangan, dan Menteri Investasi agar memastikan pembayaran bonus hari raya bagi pengemudi ojek online sesuai ketentuan Rp400 ribu hingga Rp1,6 juta per orang.
  • Prabowo menyampaikan rasa syukur karena di masa pemerintahannya, pengemudi ojek online untuk pertama kalinya menerima bonus hari raya resmi dari pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Sidang Kabinet itu terkait dengan persiapan menyambut Idul Fitri 1437 H.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo meminta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera menyelesaikan tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan swasta dan aparatur sipil negara (ASN).

"Menteri Tenaga Kerja, Menteri Keuangan, dan Menteri Investasi, pastikan tunjangan hari raya untuk semua ASN, pusat dan daerah, dilaksanakan tepat waktu," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga meminta agar bonus hari raya (BHR) untuk pengemudi ojek online (ojol) diterima sesuai dengan ketentuan.

"Juga bonus hari raya untuk pekerja sektor transportasi online, yakinkan bahwa yang kita tentukan harus sampai ke mereka, yaitu antara Rp400 ribu sampai dengan Rp1,6 juta rupiah per orang," kata dia.

Prabowo kemudian bersyukur, pada pengemudi ojol baru mendapat BHR di era pemerintahannya.

"Kita juga bersyukur baru di pemerintahan kita pengemudi online mendapat bonus hari raya," ucap dia.

Editorial Team