Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Gratiskan Retribusi Pedagang Kramat Jati Selama 6 Bulan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pasar Kramat Jati, Selasa (1/9/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggratiskan retribusi Rp180 ribu per bulan bagi pedagang Pasar Kramat Jati yang direlokasi selama enam bulan.
  • Sebanyak 614 pedagang disiapkan tempat baru: 331 di Pasar Kramat Jati Sektor 7, 193 pedagang ikan di Lokbin Kramat Jati, serta sisanya di Cililitan dan pasar Pasar Jaya.
  • Penataan kawasan perdagangan yang telah berlangsung lebih dari 50 tahun dilakukan untuk ketertiban Jakarta, dengan pendekatan humanis dan penyediaan lokasi usaha layak, bukan sekadar penggusuran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
awal 1970-an

Aktivitas perdagangan di kawasan Kramat Jati telah berlangsung sejak periode ini.

1 September 2026

Pramono Anung meninjau penataan Lokbin Kramat Jati dan menyatakan retribusi pedagang yang direlokasi akan digratiskan selama enam bulan. Sekitar 614 pedagang telah disiapkan lokasi berjualan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggratiskan retribusi selama enam bulan bagi pedagang Pasar Kramat Jati yang direlokasi dalam program penataan kawasan.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan sekitar 614 pedagang Pasar Kramat Jati terlibat dalam relokasi; Perumda Pasar Jaya menyediakan sebagian lokasi pasar tujuan.
  • Where?
    Pedagang dipindahkan ke Pasar Kramat Jati Sektor 7, Lokbin Kramat Jati, Lokbin Cililitan, serta pasar lain yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Jakarta.
  • When?
    Pramono menyampaikan kebijakan tersebut usai meninjau penataan Lokbin Kramat Jati pada Selasa, 1 September 2026. Pembebasan retribusi berlaku selama enam bulan.
  • Why?
    Penataan dilakukan untuk menciptakan ketertiban di Jakarta dan menyediakan tempat berjualan yang layak bagi pedagang, setelah aktivitas perdagangan di kawasan itu berlangsung lebih dari 50 tahun.
  • How?
    Sebanyak 331 pedagang ditempatkan di Sektor 7, 193 pedagang ikan di Lokbin Kramat Jati, 45 pedagang kue di Lokbin Cililitan, dan 45 lainnya di pasar Perumda Pasar Jaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pramono Anung mau memindahkan 614 pedagang dari Kramat Jati ke tempat jualan baru. Mereka tidak perlu bayar biaya tempat selama enam bulan. Biasanya biayanya Rp6.000 sehari. Ada pedagang yang pindah ke Pasar Kramat Jati, Lokbin Kramat Jati, dan Lokbin Cililitan. Tempat ini sedang dirapikan dengan cara baik, bukan langsung digusur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penataan Kramat Jati menunjukkan upaya menjaga keberlangsungan usaha pedagang sambil membangun ketertiban kawasan yang telah berkembang puluhan tahun. Penyediaan lokasi bagi 614 pedagang, disertai pembebasan retribusi selama enam bulan, memberi ruang transisi yang lebih ringan. Pendekatan ini menempatkan relokasi sebagai proses yang lebih humanis daripada sekadar penggusuran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggratiskan retribusi untuk para pedagang di Pasar Kramat Jati yang mau direlokasi selama enam bulan.

Pramono menyebut, sekitar 614 pedagang telah disiapkan lokasi untuk berjualan. Mereka akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

"(Biaya) Rp180 ribu per bulan atau Rp6.000 per hari, itu yang digratiskan selama 6 bulan" ucap Pramono usai meninjau penataan pasar Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati, Selasa (1/9/2026).

1. Sebanyak 614 pedagang Kramat Jati akan direlokasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pasar Kramat Jati, Selasa (1/9/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Pramono menyebut, sekitar 614 pedagang telah disiapkan lokasi untuk berjualan. Mereka akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

Rinciannya, sebanyak 331 pedagang akan ditempatkan di Pasar Kramat Jati Sektor 7. Kemudian, 193 pedagang ikan akan menempati Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati.

Selain itu, sebanyak 45 pedagang kue akan ditempatkan di Lokbin Cililitan. Sementara 45 pedagang lainnya akan ditempatkan di pasar lain yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

2. Sudah 50 tahun tidak ditata

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pasar Kramat Jati, Selasa (1/9/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Pramono mengatakan, penataan Kramat Jati bukan pekerjaan mudah. Aktivitas perdagangan di kawasan ini telah berlangsung sejak awal 1970-an atau lebih dari 50 tahun.

“Pembenahan ini terus terang tidak gampang karena sudah berlangsung puluhan tahun sejak awal tahun 1970-an. Tetapi untuk menciptakan ketertiban di Jakarta, penataan di Kramat Jati ini mutlak dilakukan,” katanya.

3. Penataan dengan secara humanis

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Pasar Kramat Jati, Selasa (1/9/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Menurut Pramono, penataan kawasan pedagang tidak bisa hanya dilakukan dengan menggusur atau memindahkan mereka. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan tempat yang layak agar para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas usahanya.

Menurut Pramono, pendekatan penertiban dengan cara menggusur menjadi salah satu hal yang perlu diubah. Ia meminta agar penataan dilakukan dengan cara yang lebih humanis

"Menurut saya hal yang prinsip adalah kalau selama ini pendekatannya adalah melakukan penggusuran, memindahkan dengan digusur," ujarnya.

,

Curated For You

Editorial Team

Related Article