Pramono Gunakan AI untuk Tata Tanah Abang Tanpa Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan penggunaan AI untuk menata koridor 2,3 kilometer di Tanah Abang, meliputi Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang.
AI akan dipakai untuk menyusun desain renovasi dan revitalisasi kawasan tanpa menggusur warga, dengan rencana penataan yang masih dibahas dan disempurnakan.
Proyek ditargetkan selesai pada 2028, mencakup pembenahan kawasan yang memiliki tempat ibadah serta banyak warga tanpa dokumen HGB atau girik.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyiapkan penerapan artificial intelligence (AI) untuk menata kawasan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penataan tersebut mencakup kawasan sepanjang 2,3 kilometer yang meliputi Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang.
Pramono mengatakan AI akan digunakan untuk membantu desain renovasi dan revitalisasi kawasan tanpa melakukan penggusuran terhadap masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut.
"Kita akan menerapkan pendekatan AI untuk melakukan renovasi, revitalisasi tanpa melakukan penggusuran di tempat itu. Dan sekarang sedang dirapatkan, disempurnakan," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026).
1. Target selesai 2028

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau pengerukan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). (Dok. Pemprov DKI) Ia berharap penerapan AI dalam penataan kawasan tersebut dapat menjadi contoh penggunaan teknologi untuk menyelesaikan persoalan kawasan kumuh di Jakarta di 2028.
"Karena tempatnya itu adalah tidak jauh dari apa, Balai Kota, tidak jauh dari Istana, maka betul-betul dalam melakukan pendekatan revitalisasi atau penyempurnaan tempat itu kami menggunakan AI, tidak melakukan penggusuran, dan harapannya di 2028 mudah-mudahan tempat tersebut sudah menjadi jauh lebih cantik," katanya.
2. Desain tanpa gusur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau pengerukan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). (Dok. Pemprov DKI) Pramono menjelaskan, penerapan AI terutama akan digunakan untuk membuat desain dan menentukan cara melakukan perubahan kawasan tanpa menggusur warga.
"Jadi untuk penerapan AI ini terutama untuk desain dan juga untuk hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana merubah tempat itu tanpa kemudian melakukan penggusuran," ujar Pramono.
3. Pembenahan Tanah Abang gunakan Ai

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau pengerukan Anak Kali Krukut di Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026). (Dok. Pemprov DKI) Menurutnya, di kawasan Kebon Kacang dan sekitarnya terdapat sejumlah tempat ibadah, seperti masjid dan musala. Ia juga menyebut sebagian besar masyarakat di kawasan tersebut tidak memiliki dokumen seperti Hak Guna Bangunan (HGB), surat girik.
"Saya pengen itu dilakukan pembenahan dan dibuat menjadi cantik dan saya pengen banget tahun 2028 ini selesai. Ini bisa menjadi contoh bagi kita, terutama bagi masyarakat Indonesia bahwa penyelesaian dengan menggunakan AI itu bisa juga dilakukan di Jakarta," ujarnya.




















