Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pramono Pastikan Beasiswa LPDP DKI Tetap Jalan Tahun Depan
Gubernur DKI Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (19/8/2026)/ IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program beasiswa luar negeri melalui LPDP Pemprov DKI tetap berjalan tahun depan.
  • Pemprov DKI menyiapkan anggaran terpisah dari dana KLB untuk memperbaiki sekolah rusak, termasuk SD Negeri 9 dan 11.
  • Pembangunan sekolah rusak dimulai bulan depan, meski DPRD sebelumnya meminta anggaran LPDP dialihkan untuk perbaikan sekolah dan kuota sekolah swasta gratis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sebelumnya

Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta program LPDP ditunda dan anggarannya dialihkan untuk perbaikan sekolah rusak serta penambahan kuota sekolah swasta gratis.

Rabu (19/8/2026)

Pramono Anung memastikan program beasiswa luar negeri melalui LPDP Pemprov DKI Jakarta tetap dijalankan. Pemprov juga telah menyiapkan anggaran tersendiri untuk sekolah rusak, sebagian dari dana KLB.

bulan depan

Pembangunan sekolah rusak akan mulai dilakukan sehingga anggarannya tidak perlu mengambil alokasi program LPDP.

tahun depan

Program beasiswa LPDP Pemprov DKI Jakarta tetap akan dijalankan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Program beasiswa luar negeri melalui LPDP Pemprov DKI Jakarta dipastikan tetap berjalan tahun depan, sementara perbaikan sekolah rusak menggunakan anggaran terpisah.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Pemprov DKI Jakarta, Komisi E DPRD DKI Jakarta, dan Ketua Komisi E M Subki terlibat dalam pembahasan kebijakan tersebut.
  • Where?
    Pernyataan Pramono Anung disampaikan di Balai Kota Jakarta. Perbaikan mencakup sekolah rusak di wilayah DKI Jakarta, termasuk SD Negeri 9 dan 11.
  • When?
    Pramono menyampaikan kepastian itu pada Rabu, 19 Agustus 2026. Pembangunan sekolah rusak direncanakan mulai bulan depan, sedangkan LPDP berjalan tahun depan.
  • Why?
    Anggaran perbaikan sekolah rusak telah disiapkan Pemprov DKI melalui sebagian dana KLB dan nilainya disebut lebih besar dari usulan, sehingga dana LPDP tidak perlu dialihkan.
  • How?
    Pemprov DKI memutuskan mengambil sebagian dana dari KLB untuk menangani sekolah rusak dan memulai pembangunan bulan depan, sambil mempertahankan alokasi program LPDP.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gubernur Pramono Anung bilang beasiswa LPDP Jakarta untuk belajar ke luar negeri tetap ada tahun depan. DPRD ingin uangnya dipakai untuk sekolah rusak. Tapi Pramono sudah siapkan uang lain dari KLB untuk memperbaiki sekolah. Perbaikan sekolah akan mulai bulan depan. Jadi, beasiswa dan perbaikan sekolah sama-sama jalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kepastian berlanjutnya beasiswa LPDP DKI menunjukkan upaya menjaga akses pendidikan lanjutan, sementara kebutuhan mendesak di sekolah-sekolah rusak tetap ditangani melalui anggaran tersendiri dari dana KLB. Dengan pembangunan perbaikan yang dijadwalkan dimulai bulan depan dan nilai anggaran yang disebut lebih besar dari usulan, dua kebutuhan pendidikan dapat berjalan bersamaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan program beasiswa ke luar negeri melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Pemprov DKI Jakarta tetap dijalankan pada tahun depan.

Hal itu disampaikan Pramono menanggapi usulan DPRD DKI Jakarta agar anggaran LPDP dibagi untuk memperbaiki sekolah rusak.

"Untuk LPDP tetap akan dijalankan," ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (19/8/2026)

1. Anggaran untuk sekolah rusak dari KLB

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran tersendiri untuk penanganan sekolah rusak. Bahkan, anggaran untuk perbaikan sekolah disebut lebih besar dari yang sebelumnya diusulkan.

"Hal yang berkaitan dengan sekolah-sekolah rusak termasuk SD Negeri 9, 11 dan sebagainya, Pemerintah DKI Jakarta sudah memutuskan sebagian mengambil dana dari KLB," kata Pramono.

2. Pembangunan sekolah rusak dimulai tahun depan

Kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (20/7/2027). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono mengatakan. pembangunan sekolah rusak tersebut akan mulai dilakukan pada bulan depan. Dengan demikian, kebutuhan anggaran untuk perbaikan sekolah tidak perlu mengambil dari alokasi program beasiswa LPDP.

"Sekarang ini kan sudah saya putuskan untuk pembangunannya dimulai bulan depan sehingga dengan demikian, bahkan anggaran untuk penanganan sekolah rusak lebih besar daripada apa yang diusulkan," ujar dia.

3. DPRD DKI minta LPDP Jakarta dialihkan ke sekolah rusak

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalan rapat Paripurna di DPRD DKI, Rabu (12/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Sebelumnya, Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta menunda rencana program LPDP dan anggarannya dialihkan untuk kebutuhan mendesak.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki, mengatakan, perbaikan sekolah rusak serta penambahan kuota sekolah swasta gratis lebih mendesak dibandingkan rencana program LPDP Jakarta.

“Kalau sekiranya memang LPDP ini belum termasuk urgen, belum termasuk prioritas, boleh juga kita lirik sekolah-sekolah yang lebih memerlukan,” ucap Subki.

Curated For You

Editorial Team

Related Article