Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menhaj Ungkap Biaya Haji 2027 Diperkirakan Naik 10-15 Persen, Ini Penyebabnya

Menhaj Ungkap Biaya Haji 2027 Diperkirakan Naik 10-15 Persen, Ini Penyebabnya
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf bicara kemungkinan biaya haji naik. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Kemenhaj memperkirakan biaya haji 2027 naik 10-15 persen dibandingkan pembiayaan haji 2026.
  • Usulan BPIH 2027 mencapai Rp107.340.172,02 per jemaah, dengan kenaikan Rp19.930.806 dibandingkan BPIH 2026.
  • Pemerintah mengupayakan nilai manfaat dan layanan paket C di Armuzna agar kenaikan tidak membebani jemaah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkapkan biaya haji 2027 diperkirakan naik sebesar 10-15 persen, dibandingkan dengan pembiayaan haji 2026.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Moch. Irfan Yusuf, mengatakan kenaikan biaya ini karena dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga BBM hingga paket layanan yang ditetapkan otoritas Arab Saudi. Kendati, pemerintah tetap berupaya tidak membebani jemaah melalui peningkatan penggunaan nilai manfaat.

"Antara 10 sampai 15 persen. Itu pun kita upayakan pembagiannya dengan nilai manfaat itu bisa berbeda dengan tahun kemarin," kata Irfan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

  1. 1. Komposisi nilai manfaat kembali ke era Pandemik COVID-19

    Menhaj Ungkap Biaya Haji 2027 Diperkirakan Naik 10-15 Persen, Ini Penyebabnya
    Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melepas jemaah haji kloter UPG 43 yang menutup rangkaian operasional haji 2026 di Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdulaziz, Madinah, Selasa (30/06/2026) (IDN Times/Yogie Fadila/MCH 2026)

    Menhaj menjelaskan, komposisi pembagian nilai manfaat akan kembali ke era pandemik COVID-19, sebesar 60 persen dari nilai manfaat dan 40 persen dibayarkan jemaah 40 persen.

    "Ini kita upayakan ke sana. Kalau itu bisa kita laksanakan tentu tidak memberatkan jemaah, kenaikan pun mungkin sangat sangat tidak terlalu signifikan," kata dia.

    Kemenhaj menjamin akan meningkatkan pelayanan di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina/puncak haji). Pemerintah akan menggunakan layanan paket C sebagaimana yang disediakan otoritas Saudi.

    "Tentu, pelayanan di Armuzna, pasti itu berbeda. Tenda-tendanya berbeda, kasurnya berbeda ukuran-ukurannya. Kemudian layanan lain kita berharap makan juga, konsumsi akan ada sedikit peningkatan. Tapi semua tergantung pembicaraan kita dengan tim di Panja Haji," kata Menhaj.

  2. 2. Biaya haji 2027 berpeluang lebih mahal

    IMG-20260701-WA0590.jpg
    Kedatangan jemaah haji Kloter 43 di Asrama Haji Sudiang, Rabu (1/7/2026). (Dok. PPIH Embarkasi Makassar)

    Kemenhaj telah mengusulkan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 menjadi sebesar Rp107.340.172,02 atau naik Rp19.930.806 dibandingkan musim haji tahun ini.

    Menhaj menjelaskan penghitungan ini disusun dengan menggunakan asumsi nilai tukar satu dolar Amerika Serikat sebesar Rp17.500 dan 1 Saudi Riyal sebesar 4.666,67.

    Dari total usulan BPIH ini, komponen biaya penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi diusulkan menjadi Rp60.891.068 atau 56,73 persen. Sedangkan, biaya penyelenggaraan dalam negeri Rp46.449.103 rupiah atau 43,27 persen. Biaya ini sudah termasuk ongkos penerbangan bagi setiap jemaah haji pada 2027.

    "Usulan BPIH 1448 Hijriah atau 2027 Masehi sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah, atau mengalami kenaikan Rp19.930.806 dibandingkan BPIH 2026 M," kata Irfan saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

  3. 3. Menhaj lapor Prabowo soal potensi biaya haji 2027 naik

    Menhaj Ungkap Biaya Haji 2027 Diperkirakan Naik 10-15 Persen, Ini Penyebabnya
    Menhaj RI, Mochamad Irfan Yusuf dalam pembukaan Entry Program ASN Hasil Seleksi Mutasi ASN Karier Tahun 2026, di Bogor pada Senin, (20/7/2026). (Dok. Kemenhaj)

    Menhaj mengatakan, Presiden Prabowo belum memberikan respons terkait terkait adanya kemungkinan biaya haji tahun depan lebih mahal daripada 2026.

    "Kami sudah sampaikan ke beliau tapi beliau hanya mengangguk saja belum memberikan respons," kata Menhaj di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

    Kendati, Menhaj mengatakan, Presiden Prabowo meminta agar kenaikan haji tahun depan tidak membebankan jemaah di tengah tekanan global. Irfan memastikan pemerintah akan mencari jalan keluar sehingga kenaikan biaya haji 2027 tidak membebani jemaah.

    "Walau pun situasi tekanan global luar biasa baik dollar atau harga minyak yang berdampak langsung dengan penerbangan kita berupaya keras bahwa yang dibayarkan jemaah kita nanti tidak membebankan mereka," kata dia.

    Menurut Menhaj, kenaikan biaya haji 2027 yang disampaikan Kementerian Haji dan Umrah kepada parlemen baru sebatas usulan. Dia mengatakan, DPR akan membedah semua komponen yang dapat memicu kenaikan haji 2027.

    "Nanti akan dibicarakan oleh panja DPR. Nanti dibahas satu per satu poin per poin. Pos per pos untuk bisa dipastikan angka itu memang angka yang layak atau memang perlu dikurangi atau bahkan ditambah. Nanti akan dibicarakan oleh tim panja DPR," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More