Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hujan Dua Kali di Jakarta, Pramono: Ini Hujan Hasil Modifikasi Cuaca

Hujan Dua Kali di Jakarta, Pramono: Ini Hujan Hasil Modifikasi Cuaca
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin upacara bendera di Balai Kota, Jakarta, Senin (17/8/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut hujan yang turun dua kali pada 19 Agustus 2026 merupakan hasil Operasi Modifikasi Cuaca, meski intensitasnya belum maksimal karena awan terbatas.
  • Pemprov DKI akan memanfaatkan awan yang tersedia, termasuk yang kecil, untuk menghasilkan hujan melalui modifikasi cuaca sebagai upaya membantu mengatasi kualitas udara Jakarta.
  • Saat awan tidak memungkinkan untuk OMC, Pemprov DKI melakukan langkah lain berupa penyemprotan air di jalan menggunakan peralatan pemadam kebakaran guna mengurangi dampak polusi udara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, hujan yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta pada Rabu (19/8/2026) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pramono mengatakan, hujan sempat turun sebanyak dua kali. Namun, intensitasnya belum maksimal karena kondisi awan yang terbatas.

"Tadi sempat dua kali hujan, break lalu hujan lagi, walaupun ini kan kelihatan banget lah ini bukan seperti musim hujan, ini hujan karena ada modifikasi cuaca, minimal ini buat ada lebih seger sedikit," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/8/2026).

  1. 1. Pramono manfaatkan awan

    Pelaksanaan OMC yang dilakukan BNPB di wilayah Sumaters Selatan pada Selasa (4/8). Operasi dikendalikan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, P
    Pelaksanaan OMC yang dilakukan BNPB di wilayah Sumaters Selatan pada Selasa (4/8). Operasi dikendalikan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang. (Dok. BNPB)

    Pramono mengatakan, Pemprov DKI akan memanfaatkan awan yang tersedia untuk dilakukan modifikasi cuaca. Bahkan, awan dengan ukuran kecil tetap akan diupayakan agar dapat menghasilkan hujan.

    "Ketika ada awan, sekecil apa pun itu, akan kita buat untuk hujan. Walaupun tadi hujan belum maksimal karena memang awannya gak ada," ujar dia.

  2. 2. OMC untuk atasi polusi udara

    Hujan Dua Kali di Jakarta, Pramono: Ini Hujan Hasil OMC
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). (Dok. Bpbd DKI)

    Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tengah berupaya mengatasi persoalan kualitas udara di Jakarta. Salah satunya melalui OMC.

    Namun, pelaksanaan OMC terkendala kondisi cuaca karenaa tidak terdapat awan yang memungkinkan untuk dilakukan modifikasi cuaca.

    "OMC atau intervensi cuaca karena sampai dengan hari ini, terus terang awannya itu gak ada," ujar Pramono.

  3. 3. Damkar semprot jalan atasi dampak kekeringan

    siaranpers_pemprov_dki-20251013105924_g4yc9f_667.jpg
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmikan Pos Damkar Kebayoran Lama Utara. (Dok. Humas Pemprov DKI)

    Dalam kondisi tersebut, Pemprov DKI Jakarta mencari langkah lain untuk mengurangi dampak polusi udara. Salah satunya dengan penyemprotan air menggunakan peralatan pemadam kebakaran.

    "Seperti yang beberapa hari yang lalu dilakukan oleh Damkar dan sebagainya, mereka menggunakan alat-alatnya untuk menebar air untuk mengurangi ini," ujar Pramono.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More