Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Prediksi Distribusi Curah Hujan Oktober 2026 di Indonesia

7 min read
Prediksi Distribusi Curah Hujan Oktober 2026 di Indonesia
Prediksi Curah Hujan Kumulatif Bulanan Deterministik - Oktober 2026. (Dok. Badan Meteorologi , Klimatologi, dan Geofisika Indonesia)

  • BMKG memprediksi Oktober 2026 didominasi curah hujan rendah 49,92 persen dan menengah 45,08 persen; kategori tinggi 4,68 persen serta sangat tinggi 0,33 persen.
  • Sebanyak 529 ZOM atau 61,08 persen wilayah diperkirakan mengalami awal musim hujan lebih lambat akibat El Nino sangat kuat dan IOD positif; mayoritas memasuki musim hujan pada November.
  • Curah hujan rendah diproyeksikan meluas di Sumatra, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua; Aceh Barat Daya menjadi satu-satunya wilayah berkategori sangat tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi , Klimatologi, dan Geofisika pada Kamis (1/10/2026) melaporkan, di bulan Oktober 2026 umumnya wilayah Indonesia diprediksi mengalami hujan dengan kategori curah hujan Sangat Tinggi 0.33 persen, Tinggi 4.68 persen, Menengah 45.08 persen, dan Rendah 49.92 persen.

Sebelumnya, BMKG mengungkapkan, sebanyak 529 ZOM atau 61,08 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami awal musim hujan yang lebih lambat dari normal, dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang berada pada intensitas sangat kuat dan IOD positif.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, diprediksi awal musim hujan 2026/2027 terjadi secara bertahap. "Awal musim hujan 2026/2027 terjadi secara bertahap, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim hujan pada periode November 2026. Awal musim hujan di sebagain wilayah Indonesia diprediksi lebih lambat atau mundur," jelasnya.

Berikut data prediksi sebaran distribusi curah hujan pada Oktober 2026 di Indonesia, yang dikutip dari BMKG.

  1. 1. Prediksi Hujan Kategori Rendah di sejumlah wilayah Indonesia

    WhatsApp Image 2025-10-29 at 16.32.42.jpeg
    Kondisi Jakarta saat hujan. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Adapun wilayah yang diprediksi akan dominan mengalami hujan pada kategori Rendah (0-100 mm per bulan) berdasarkan letaknya secara geografis yakni di Pulau Sumatra dan Kepulauan sekitarnya. Wilayah Jambi meliputi Kerinci, dan Kota Sungai Penuh. Bengkulu meliputi Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Rejang Lebong, Kepahiang, Kaur.

    Curah hujan rendah juga akan mengguyur wilayah Sumatra Selatan meliputi Empat Lawang, Kota Lubuk Linggau, Lahat, Musi Banyuasin, Kota Pagar Alam, Muara Enim, Ogan Komering Ulu Selatan, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu, Banyuasin, Kota Prabumulih, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Ilir, Kota Palembang, Ogan Komering Ilir; Kepulauan Bangka Belitung: Bangka Barat, Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Kota Pangkal Pinang, Belitung, Belitung Timur.

    Sedangkan wilayah Lampung meliputi Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Tengah, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Pesawaran, Mesuji, Lampung Selatan, Tulang Bawang, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Lampung Timur.

    Untuk Pulau Jawa, prediksi curah hujan rendah terjadi di Banten meliputi daerah Pandeglang, Serang, Lebak, Kota Cilegon, Kota Serang, Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan.

    Curah hujan rendah juga diprediksi akan mengguyur wilayah DKI Jakarta mencakup Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Adm. Jakarta Barat, Kota Adm. Jakarta Selatan, Kota Adm. Jakarta Utara, Kota Adm. Jakarta Pusat, Kota Adm. Jakarta Timur.

    Sedangkan curah jujan rendah di Jawa Barat meliputi Sukabumi, Bogor, Kota Depok, Kota Bogor, Cianjur, Kota Bekasi, Kota Sukabumi, Bekasi, Karawang, Bandung Barat, Purwakarta, Bandung, Garut, Subang, Kota Cimahi, Kota Bandung, Sumedang, Indramayu, Tasikmalaya, Majalengka, Ciamis, Kota Tasikmalaya, Cirebon, Pangandaran, Kuningan, Kota Cirebon, Kota Banjar.

    Sementara itu, wilayah Jawa Tengah meliputi Cilacap, Brebes, Banyumas, Tegal, Kota Tegal, Pemalang, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang, Wonosobo, Purworejo, Kendal, Temanggung, Magelang, Jepara, Kota Semarang, Semarang, Boyolali, Demak, Kota Salatiga, Klaten, Grobogan, Sukoharjo, Kudus, Sragen, Kota Surakarta, Wonogiri, Pati, Karanganyar, Blora, Rembang

    Sedangkan Daerah Istimewa Yogyakarta meliputi Kulon Progo, Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Gunungkidul. Sedangkan Jawa Timur meliputi Pacitan, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Bojonegoro, Trenggalek, Madiun, Kota Madiun, Tuban, Nganjuk, Tulungagung, Kediri, Kota Kediri, Blitar, Lamongan, Jombang, Kota Blitar, Mojokerto, Malang, Gresik, Kota Mojokerto, Sidoarjo, Kota Batu, Pasuruan, Kota Malang, Kota Surabaya, Bangkalan, Kota Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Sampang, Kota Probolinggo, Jember, Pamekasan, Situbondo, Sumenep, Bondowoso, Banyuwangi

    Selanjutnya prediksi curah hujan rendah di wilayah Kepulauan Nusa Tenggara (NTB) dan sekitarnya. Curah hujan rendah diperkirakan tiba di Bali Buleleng, Jembrana, Tabanan, Badung, Kota Denpasar, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung. Wilayah Nusa Tenggara Barat mencakup Lombok Barat, Lombok Utara, Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, Kota Bima.

    Sementara itu, Nusa Tenggara Timur meliputi Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Manggarai Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Sabu Raijua, Rote Ndao, Flores Timur, Lembata, Kupang, Kota Kupang, Alor, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Malaka, Belu.

    Prediksi curah hujan rendah di wilayah Kalimantan Tengah meliputi Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur, Kota Palangkaraya, Pulang Pisau, Kapuas, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur. Kalimantan Selatan meliputi Barito Kuala, Kota Banjarmasin, Banjar, Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Tapin, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Balangan, Kotabaru. Sedangkan Kalimantan Timur mencakup Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Paser, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang

    Prediksi curah hujan rendah di wilayah Pulau Sulawesi. Sulawesi Selatan mencakup Pangkajene Kepulauan, Takalar, Tana Toraja, Kota Makassar, Gowa, Pinrang, Pangkajene Dan Kepulauan, Maros, Jeneponto, Barru, Kota Parepare, Luwu Utara, Toraja Utara, Enrekang, Sidenreng Rappang, Bone, Soppeng, Luwu, Wajo, Bantaeng, Sinjai, Bulukumba, Kota Palopo, Kepulauan Selayar, Luwu Timur.

    Sementara itu, Sulawesi Barat meliputi Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamasa. Sulawesi Tenggara meliputi Kolaka Utara, Kolaka Timur, Kolaka, Konawe, Bombana, Konawe Utara, Buton Tengah, Konawe Selatan, Muna Barat, Muna, Kota Kendari, Buton Selatan, Buton, Kota Bau Bau, Buton Utara, Konawe Kepulauan, Wakatobi.

    Berikutnya, Sulawesi Tengah mencakup Donggala, Sigi, Kota Palu, Parigi Moutong, Poso, Toli Toli, Morowali Utara, Tojo Una Una, Buol, Morowali, Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut. Gorontalo mencakup Pohuwato, Gorontalo Utara, Boalemo, Gorontalo, Kota Gorontalo, Bone Bolango.

    Sulawesi Utara meliputi Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow, Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow Timur, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa, Kota Manado, Kota Tomohon, Minahasa Utara, Kota Bitung, Kep. Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kepulauan Talaud.

    Selanjutnya, prediksi curah hujan rendah di wilayah Maluku dan Papua. Maluku Utara meliputi Pulau Taliabu, Kepulauan Sula, Kota Ternate, Halmahera Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Pulau Morotai. Maluku meliputi Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Buru, Seram Bagian Barat, Maluku Tengah, Kota Ambon, Seram Bagian Timur, Kepulauan Tanimbar, Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru

    Sedangkan, Papua Barat Daya meliputi Raja Ampat. Papua Barat mencakup Fak Fak, dan Papua Selatan meliputi Merauke, Mappi, Boven Digoel.

  2. 2. Prediksi Wilayah Hujan Kategori Menengah di Indonesia

    Prakiraan Cuaca, Cuaca Jakarta, ilustrasi hujan
    Sejumlah pengendara melintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, saat hujan melanda, Senin (19/1/2026). (IDN Times/Rochmanudin)

    Wilayah yang diprediksi akan dominan mengalami hujan pada kategori Menengah (100-300 mm per bulan) yaitu sebagai berikut:

    Pertama, prediksi curah hujan menengah di Pulau Sumatra dan sekitarnya Aceh meliputi Aceh Besar, Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Simeulue, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Kota Langsa.

    Sumatra Utara meliputi Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Nias Selatan, Karo, Samosir, Deli Serdang, Simalungun, Kota Medan, Tapanuli Utara, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Toba, Kota Pematangsiantar, Asahan, Kota Padang Sidempuan, Batu Bara.

    Wilayah Sumatra Barat meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kota Bukittinggi, Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Pesisir Selatan, Solok, Kota Payakumbuh, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Sijunjung, Solok Selatan, Dharmasraya

    Sementara itu, wilayah Riau mencakup Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Bengkalis, Kuantan Singingi, Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir. Kepulauan Riau meliputi Karimun, Kota Batam, Lingga, Bintan, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Anambas, Natuna

    Sedangkan Jambi meliputi Bungo, Merangin, Tebo, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Kota Jambi. Bengkulu meliputi Muko Muko, Bengkulu Utara, Lebong, Bengkulu Selatan. Sumatra Selatan mencakup Musi Rawas Utara, Musi Rawas

    Kedua, prediksi curah hujan menengah di Pulau Kalimantan. Wilayah Kalimantan Barat meliputi Kayong Utara, Mempawah, Kubu Raya, Landak, Kota Pontianak, Ketapang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu. Kalimantan Tengah mencakup Lamandau, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya. Kalimantan Timur mencakup Mahakam Ulu, Berau. Kalimantan Utara meliputi Malinau, Nunukan, Bulungan, Tana Tidung, Kota Tarakan.

    Ketiga, prediksi curah hujan menengah di Pulau Sulawesi Barat: Mamuju Tengah, Pasangkayu. Sedangkan Sulawesi Utara di Kepulauan Sangihe.

    Keempat, prediksi curah hujan menengah di Maluku dan Papua. Maluku Utara di Halmahera Barat. Sedangkan, Papua Barat Daya mencakup Sorong, Kota Sorong, Tambrauw, Sorong Selatan, Maybrat.

  3. 3. Prediksi Wilayah Hujan Kategori Tinggi di Indonesia

    Titik genangan di Jakarta usai hujan deras
    Lalu lintas di Jakarta usai dilanda hujan deras, Senin (12/1/2026) pagi. (IDN Times/Rochmanudin)

    Wilayah yang diprediksi akan dominan mengalami hujan pada kategori Tinggi (300-500 mm per bulan) yakni sebagai berikut:sz

    Prediksi curah hujan tinggi akan mengguyur sebagian wilayah Aceh dan Sumatra. Wilayah Aceh meliputi Aceh Jaya, Pidie, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Kota Subulussalam.

    Sedangkan wilayah Sumatra, meliputi Sumatra Utara yaitu Nias Utara, Nias Barat, Nias, Kota Gunungsitoli, Langkat, Dairi, Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, Humbang Hasundutan, Kota Binjai, Kota Tanjung Balai. Pun Sumatra Barat mencakup Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang.

  4. 4. Prediksi Wilayah Hujan Kategori Sangat Tinggi di Indonesia

    Pengemudi motor di saat hujan deras di Kota Kupang. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)
    Pengemudi motor di saat hujan deras di Kota Kupang. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula)

    Sebab sebelumnya wilayah Indonesia sudah didominasi dengan curah hujan rendah hingga tinggi, pada kategori wilayah yang diprediksi Sangat Tinggi ini hanya terdapat satu wilayah yakni Aceh Barat Daya.

    Wilayah ini diprediksi akan dominan mengalami hujan pada kategori Sangat Tinggi (lebih dari 500 mm per bulan).

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More