Profil Agum Gumelar, Anggota Wantimpres yang Baru Dilantik Prabowo

Agum Gumelar dilantik sebagai salah satu pejabat Wantimpres RI oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026.
Karier Agum mencakup militer, pemerintahan, dan olahraga, termasuk posisi strategis di Kopassus, Lemhannas, serta sejumlah kementerian.
Agum pernah maju sebagai Cawapres pada Pilpres 2004 dan memimpin PSSI serta KONI Pusat.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto melantik 26 pejabat Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI pada Jumat (2/10/2026) sore WIB. Agum Gumelar masuk dalam daftar yang mengambil sumpah di Istana Negara.
Agum merupakan salah satu tokoh nasional yang memiliki perjalanan karier panjang di bidang militer, pemerintahan, dan olahraga. Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 17 Desember 1945, itu pernah menduduki sejumlah posisi strategis.
Jalur militer merupakan pengabdian awal Agum untuk tanah air. Dia menempuh pendidikan di Akademi Militer Nasional (AMN). Setelah pensiun dari TNI, pria berusia 80 tahun itu melanjutkan kiprahnya di pemerintahan hingga dunia olahraga.
1. Dari militer hingga Gubernur Lemhannas

Agum Gumelar, Ketua Dewan Kehormatan PSSI. (IDN Times/Sandy Firdaus) Sebelum menempuh pendidikan di AMN, Agum menyelesaikan sekolah menegahnya di Bandung. Agum tercatat sebagai lulusan AMN 1968. Karier militernya kemudian banyak bersinggungan dengan bidang intelijen dan satuan elite TNI AD.
Agum tercatat pernah bertugas di lingkungan Kopassus serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI sebelum menduduki sejumlah posisi strategis lainnya. Pada 90-an awal, Agum diprecaya menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.
Memasuki 90-an akhir, Agum ditunjuk sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional pada 1998-1999. Agum juga tercatat sebagai penerima pangkat jenderal kehormatan era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
2. Terjun ke pemerintahan, sempat jadi Cawapres di Pilpres 2004

Agum Gumelar, Ketua Ikatan Alumni Lemhanas saat Temu IKAL dan Pemimpin Redaksi pada 22 September 2021. (IDN Times/Uni Lubis) Setelah mengakhiri karier militernya, Agum masuk ke pemerintahan, dengan menduduki kursi Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi era Gus Dur pada 1999. Dua tahun berselang, tugas Agum bergeser sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam), menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.
Pada Pemilihan Presiden 2004, Agum maju sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Hamzah Haz. Beberapa tahun kemudian, ia juga sempat maju sebagai Calon Gubernur Jawa Barat pada 2008.
Di sisi lain, jabatan Wantimpres ini sebenarnya tidak asing bagi Agum. Dia pernah menduduki kursi itu pada 2018, era Presiden Joko Widodo.
3. Kiprah Agum Gumelar di dunia olahraga

Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) Selain militer dan pemerintahan, Agum juga pernah menggeluti dunia olahraga. Itu setelah dia terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 1999-2003.
Agum juga pernah memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2003-2007.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















