Profil Jacky Manuputty, Pendeta dan Aktivis Perdamaian Kini Jadi Wantimpres

Jacky Manuputty kini menjadi anggota Wantimpres RI setelah diangkat Presiden Prabowo Subianto.
Ia adalah pendeta GPM dan Ketua Umum PGI periode 2024-2029.
Pengalamannya mencakup pelayanan gereja, dialog lintas agama, kemanusiaan, dan upaya perdamaian.
Jakarta, IDN Times - Nama Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty atau Jacky Manuputty kini masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI. Dia merupakan pendeta Gereja Protestan Maluku (GPM) yang saat ini menjabat Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) periode 2024-2029.
Jacky tercatat sebagai salah satu anggota Wantimpres yang diangkat Presiden Prabowo Subianto. Sebelum masuk ke lembaga tersebut, kiprahnya banyak berkaitan dengan pelayanan gereja, dialog lintas agama, kemanusiaan, dan perdamaian.
1. Berawal dari pendidikan teologi

Ketua Umum PGI, Pdt. Jacky Manuputty. (Dok. PGI) Jacky lahir pada 21 Juli 1965. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, dia memilih melanjutkan pendidikan teologi di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta. Setelah itu, dia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara.
Dalam profil yang dimuat Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), Jacky menjelaskan ketertarikannya terhadap filsafat karena bidang tersebut membantunya mempertajam pemikiran, memetakan persoalan, dan menganalisis masalah.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Jacky sempat bekerja dan terlibat dalam dunia teater, termasuk bersama Kelompok Teater Populer pimpinan Teguh Karya.
Dia kemudian kembali ke Ambon dan menjalani pelayanan sebagai pendeta GPM. Pada 1997, Jacky ditahbiskan sebagai pendeta dan melayani di GPM Jemaat Haria, Saparua. Dua tahun kemudian, konflik sektarian pecah di Ambon dan meluas ke sejumlah wilayah Maluku.
2. Terlibat dalam upaya perdamaian

Ketua Umum PGI, Pdt. Jacky Manuputty. (Dok. PGI) Pengalaman konflik tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan Jacky sebagai pegiat perdamaian.
Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) mencatat Jacky mulai terlibat dalam pertemuan dengan sejumlah pihak Muslim untuk membicarakan penyelesaian konflik. Pertemuan dilakukan secara terbatas di sejumlah kota di luar Ambon sebelum jaringan perdamaian mulai terbentuk.
Jacky juga dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pernah terlibat dalam pelayanan di sejumlah wilayah, termasuk Papua, Kalimantan, Maluku, serta komunitas pengungsi di Thailand-Myanmar, Sri Lanka, dan Timur Tengah. Dia kemudian memperoleh penghargaan Peacemakers in Action dari Tanenbaum Center for Interreligious Understanding.
3. Memimpin PGI

Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Manuputty (Dok.Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia) Di lingkungan PGI, Jacky sebelumnya pernah menjabat Sekretaris Umum. Dalam struktur Majelis Pekerja Harian PGI periode 2024-2029, dia tercatat sebagai Ketua Umum.
Pada September 2026, dalam Asia Church Leadership Conference (ACLC), Jacky menyampaikan bahwa gereja-gereja dipanggil untuk memupuk kerukunan antarumat beragama, memperjuangkan keadilan bagi kelompok lemah, serta menjadi agen perdamaian di tengah berbagai tantangan sosial.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















