Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Profil Pratikno, Anak Desa Dipercaya Jadi Menteri Jokowi dan Prabowo

3 min read
Profil Pratikno, Anak Desa Dipercaya Jadi Menteri Jokowi dan Prabowo
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Pratikno menjabat Menteri Sekretaris Negara selama pemerintahan Jokowi 2014-2024, lalu menjadi Menko PMK sejak 21 Oktober 2024 sebelum direshuffle pada 1 Oktober 2026.

  • Sehari setelah reshuffle, Presiden Prabowo mengangkat Pratikno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden bersama 26 anggota Wantimpres yang dilantik pada 2 Oktober 2026.

  • Lahir di Bojonegoro, Pratikno meniti karier akademik hingga menjadi Guru Besar dan Rektor UGM, serta pernah tergabung dalam Tim Tiga pendukung Jokowi pada 2014.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Selama satu dekade penuh yakni dari Oktober 2014 hingga Oktober 2024 Pratikno menjadi Menteri Sekretaris Negara di Pemerintahan Presiden Joko “Jokowi” Widodo. Dengan jejaknya itu, Pratikno kembali dipercaya menjadi menteri dalam Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Di Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo, Pratikno diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Jabatan ini diembannya sejak awal pembentukan Kabinet Merah putih pada 21 Oktober 2024. Namun saat pemerintahan Prabowo memasuki usia 2 tahun, tepatnya pada 1 Oktober 2026, Pratikno di-reshuffle bersama sejumlah menteri lainnya.

Tapi rupanya Pratikno tak perlu berlama-lama istirahat, hanya selang sehari, Presiden Prabowo mengangkat Pratikno menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Total ada 26 anggota Wantimpres yang dilantik Presiden Prabowo pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Dengan jejak panjang di pemerintahan, bagaimana rekam jejak Pratikno? Berikut profilnya.

  1. 1. Pratikno, anak desa yang bercita-cita jadi sekretaris daerah

    IDN Times/Teatrika Putri
    IDN Times/Teatrika Putri

    Dilansir dari berbagai sumber, Pratikno lahir di Desa Donogede, Bojonegoro, Jawa Timur pada 13 Februari 1962. Dia satu-satunya anak dari 13 teman sekolah dasarnya yang melanjutkan studi hingga SMP. Pratikno kecil dikenal sebagai sosok yang sederhana, untuk bersekolah dia bahkan tidak memiliki sepatu.

    Setelah menuntaskan SMA-nya pada 1980, ia melanjutkan kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengampu jurusan Ilmu Pemerintahan. Semasa mahasiswa, sempat terbesit dalam benaknya untuk mengabdi sebagai sekretaris daerah. Namun, takdir berkata lain lantaran ia harus melanjutkan studinya ke luar negeri.

  2. 2. Guru Besar ilmu politik dan mantan Rektor UGM

    IDN Times/Teatrika Handiko Putri
    IDN Times/Teatrika Handiko Putri

    Pratikno menamatkan studi masternya di Birmingham University pada 1990 dan strata S3 di Flinders University pada 1997. Kiprahnya di dunia akademik kian mencuat sejak dinobatkan sebagai Guru Besar bidang ilmu politik UGM pada 2008. Pratikno kemudian menjabat Rektor UGM 2012-2014 sebelum ditarik Jokowi menjadi Mensesneg.

    Pratikno menjadi staf pengajar UGM sejak 1986. Sebelum menjadi rektor, dia merupakan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk (FISIP) UGM 2008-2012. Mundur lagi pada 2004, dia pernah menjabat Direktur Program Pascasarjana Prodi Ilmu Politik.

  3. 3. Pernah tergabung dalam Tim Tiga

    ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
    ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Pratikno merupakan satu-satunya anggota Tim Tiga yang masih berada di lingkungan Istana. Selama kampanye 2014, Pratikno bersama Andrianof Chaniago dan Cornelis Lay tergabung dalam Tim Tiga yang dikomandoi oleh Andi Widjojanto. Tim ini dipercaya memiliki kedekatan khusus dengan Jokowi. 

    Pada sesi perkenalan Kabinet Kerja I, Andi dipercaya oleh Jokowi menjabat Sekretaris Kabinet dan Andrianof dipercaya sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas. Hingga berakhirnya lima tahun pertama kepemimpinan Jokowi, hanya tersisa Pratikno yang mengawal sang RI 1.

Share Article

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More