Ratusan Warga Mengungsi Akibat Banjir Merendam 39 RT di Jakarta

- Ratusan warga mengungsi akibat banjir di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.
- Luapan Kali Ciliwung menyebabkan puluhan RT di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir.
- Kepala BPBD DKI Jakarta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi dengan menyiapkan logistik, layanan kesehatan, serta kebutuhan kelompok rentan.
Jakarta, IDN Times – Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyatakan, hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (28/1/2026) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah hingga memaksa ratusan warga mengungsi.
Isnawa mengatakan, hingga Jumat (30/1/2026) pukul 08.00 WIB, total pengungsi tercatat sebanyak 97 kepala keluarga (KK) atau 315 jiwa yang tersebar di beberapa titik pengungsian di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.
“Pengungsian dilakukan untuk menjamin keselamatan warga, khususnya di wilayah dengan ketinggian genangan yang cukup tinggi akibat luapan sungai,” kata Isnawa, Jumat.
Di Jakarta Barat, pengungsi berada di Masjid Jami Al Fudhola, Kelurahan Kedaung Kali Angke, dengan jumlah 3 KK atau 14 jiwa. Sementara di Jakarta Pusat, pengungsi tercatat di RPTRA Segas RW 06 dan Aula Masjid Muhajirin RW 07, Kelurahan Karet Tengsin, dengan total 13 KK atau 50 jiwa.
Adapun jumlah pengungsi terbanyak berada di Jakarta Timur. Di Kelurahan Kampung Melayu, sebanyak 41 KK atau 152 jiwa mengungsi di SDN Kampung Melayu 02. Selain itu, pengungsian juga terdapat di Kelurahan Cawang dan Bidara Cina dengan total 40 KK atau 99 jiwa.
Isnawa menegaskan, BPBD DKI Jakarta bersama dinas terkait terus memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi
"Kami menyiapkan logistik, layanan kesehatan, serta kebutuhan kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lansia,” ujarnya.
Sementara luapan Kali Ciliwung mencapai ketinggian 3,5 meter menyebabkan puluhan RT di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir.
Hingga Jumat (30/1/2026) pukul 07.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 39 RT dan 3 ruas jalan masih tergenang.
Isnawa mengatakan, meluapnya Kali Ciliwung dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (28/1/2026), serta kenaikan status sejumlah pos pantau air hingga Siaga 3.
“Luapan Kali Ciliwung menjadi penyebab utama genangan dengan ketinggian tertinggi mencapai 150 hingga 350 sentimeter di sejumlah wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur,” ujar Isnawa.
Di Jakarta Selatan, genangan terjadi di 8 RT yang tersebar di Kelurahan Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat. Sementara di Jakarta Timur, genangan paling luas tercatat di 21 RT yang berada di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, Rawa Terate, dan Balekambang.

![[QUIZ] Tes Pengetahuanmu, Coba Tebak Nama Menteri Prabowo](https://image.idntimes.com/post/20250530/antarafoto-sidang-kabinet-paripurna-1748585339-e0573784e170be37b04f9c73bfb4a55a.jpg)





![[QUIZ] Tes Pengetahuan Kamu tentang ASEAN, Seberapa Cerdas Dirimu?](https://image.idntimes.com/post/20231003/negara-pendiri-asean-4c7c8478aa9fd52d4154c9fb365a796e-30f1da93e386b868a59e7b38885d334a.png)






![[QUIZ] Coba Tebak Icon ASEAN Masing-Masing Negara, Bisa Jawab Semua?](https://image.idntimes.com/post/20250530/pexels-utkarsh-malviya-2148004873-30559339-11zon-15a69b01740a401f3d954b0f22cf4499.jpg)



