Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan mengakui ada kegiatan apel yang diikuti oleh personel komponen cadangan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat (12/6/2026). Namun, apel tersebut tak ada sangkut pautnya dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang digelar di hari yang sama. Pernyataan itu disampaikan untuk merespons rumor ratusan Komcad ASN dikerahkan ikut mengamankan aksi demo mahasiswa bertajuk #MenujuIndonesiaBangkrut.
"Informasi tersebut (ada pengerahan Komcad ASN untuk pengamanan demo) tidak benar. Kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari uji kesiapsiagaan dan pembinaan rutin komcad ASN pasca-pelatihan," ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait kepada IDN Times lewat pesan pendek.
Ia menambahkan, pembinaan rutin yang dilakukan terhadap Komcad ASN tersebut termasuk menyangkut kesiapan pengamanan di lingkungan instansi masing-masing sesuai fungsi serta tugasnya. "Kegiatan tersebut tidak terkait dengan penanganan aksi demonstrasi mahasiswa maupun kegiatan pengamanan unjuk rasa," tutur dia.
Rumor itu bermula dari adanya surat bernomor B/752/VI/2026/BACADNAS tertanggal 11 Juni 2026. Surat yang diteken oleh Sekretaris Kepala Badan Cadangan Nasional, Marsekal Muda Novlamirsyah itu berbunyi, apel di Kementerian Pertahanan pukul 07.00 hingga selesai.
"Dimohon para pejabat terlampir berkenan memerintahkan personel komponen cadangan ASN laki-laki di kementeriannya untuk melaksanakan apel siaga," demikian isi surat tersebut.
