Jakarta, IDN Times — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan satu orang kru helikopter angkut jenis Super Puma H-225 dengan registrasi VH-HGM yang jatuh di perairan Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan masih hilang. Ini sekaligus memperbaharui data yang sebelumnya disebut seluruh korban selamat.
Helikopter tersebut mengalami kecelakaan saat menjalankan misi operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BNPB mengungkapkan, satu awak lainnya yang bertugas sebagai Helicopter Landing Officer (HLO), Yayan Supyansuri, warga negara Indonesia (WNI) hingga saat ini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Sedangkan kroban selamat adalah dua orang pilot berkewarganegaraan Australia. Mereka kini telah mendapatkan penanganan medis.
Kantor SAR Banjarmasin telah menurunkan tim penyelamat yang terdiri dari 18 personel pada pukul 13.10 WITA. Berjarak sekitar 141 kilometer dari kantor SAR atau 71 nautical miles dari Dermaga SAR Basirih, tim yang dibekali Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan selam, dan pendeteksi bawah air (Aqua Eye) ini dijadwalkan tiba di lokasi pada pukul 18.10 WITA. Operasi pencarian turut melibatkan unsur TNI AU, Polri, Babinsa, dan masyarakat setempat.
BNPB menegaskan prioritas utama saat ini adalah operasi pencarian korban hilang, pemulihan kesehatan pilot yang selamat, serta pengamanan bangkai helikopter di tepian sungai. Sementara itu, BNPB memastikan, penanganan karhutla tetap berlanjut dengan memperkuat operasi darat dan evaluasi ketat terhadap penugasan armada udara.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Satu Orang Kru Helikopter Karhutla yang Jatuh di Sungai Barito Masih Hilang
Helikopter Super Puma H-225 untuk pemadaman Karhutla jatuh di Sungai Barito. (Dok. BNPB).
Take a Deeper Read
Curated For You
- Tim Gabungan Temukan Kotak Hitam Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kalteng07 Nov 2026, 22:28 WIB
- Tim Gabungan Evakuasi Jasad Terakhir Korban Helikopter TNI AD06 Nov 2026, 16:02 WIB
- KSAD Tunggu Temuan Kotak Hitam Helikopter Jatuh saat Misi Karhutla06 Nov 2026, 15:20 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Undip Semarang Raih 11 Medali di PIMNAS 2026, Masuk 10 Besar Nasional08 Nov 2026, 19:00 WIB
5 Kafe Fancy Halal di Medan, Estetik dan Nyaman untuk Nongkrong08 Nov 2026, 19:00 WIB
13 Rumah Warga Terdampak Akibat Kebakaran Bus di Pool Damri08 Nov 2026, 18:57 WIB
Diduga Dianiaya Senior, Prajurit TNI AU Tewas di Mess Komplek Pekanbaru08 Nov 2026, 18:43 WIB
Usman Hamid: Jokowi Sebaiknya Diperiksa Terkait Skandal Penyadapan ke Prabowo08 Nov 2026, 18:41 WIB
Dari Juara 3 di Palembang, Bangganya Endri Kini Juara 1 BGCC 202608 Nov 2026, 18:40 WIB
FinExpo 2026: Literasi dan Edukasi Pembiayaan Jadi Perhatian08 Nov 2026, 18:26 WIB
Jelang Natal-Tahun Baru 2027, Jalan Rusak di Jalintim Mulai Dipetakan08 Nov 2026, 18:06 WIB
Ekonomi Perbatasan Tersendat, Bupati Sambas Minta PLBN Aruk Dibuka08 Nov 2026, 18:05 WIB
4 Cara Elegan Membalas Mantan Toxic yang Mendadak Match di Dating Apps08 Nov 2026, 18:00 WIB
10 Bus Damri Terbakar di Dekat Stasiun Kota Bandung08 Nov 2026, 17:53 WIB
Sejumlah Bus di Pool Damri Bandung Terbakar08 Nov 2026, 17:33 WIB
Ramai Isu Sadap, NasDem Sumsel: Siapa pun Terlibat Silakan Proses Hukum08 Nov 2026, 17:30 WIB
Gerindra Minta Polri Usut Dugaan Keterlibatan Asing di Kasus Penyadapan08 Nov 2026, 17:16 WIB
Bahan Baku Menggila, Keripik Tempe Ngawi Terancam Tinggal Cerita08 Nov 2026, 17:03 WIB
Inklusi Keuangan Jateng Tembus 95%, OJK Peringatkan Bahaya Pinjol dan Judi Online08 Nov 2026, 17:00 WIB
Respons Herman Deru Soal LRT Sumsel Masih Disubsidi APBN Capai Rp300 M08 Nov 2026, 16:56 WIB
Usman Hamid Ungkap 3 Alat Sadap Dibeli dari Israel di Pemerintahan Jokowi08 Nov 2026, 16:55 WIB
Satu Orang Kru Helikopter Karhutla yang Jatuh di Sungai Barito Masih Hilang08 Nov 2026, 16:48 WIB
Kemendikdasmen Diminta Benahi Regulasi Penyetaraan Ijazah: Jangan Main-Main08 Nov 2026, 16:44 WIB