Sekolah Rakyat di Kota Bogor Bakal Dibangun di Atas Lahan 5 Hektare

Pemkot Bogor menyiapkan Sekolah Rakyat di lahan lima hektare di Rancamaya, Bogor Selatan, didanai APBN melalui kolaborasi dengan Kementerian Sosial dan Kementerian PU.
Sekolah gratis berasrama ini ditargetkan menampung hingga 2.000 siswa SMP dan SMA dari keluarga prasejahtera Kota Bogor, dengan prioritas bagi warga lokal.
Pematangan 2,5 hektare lahan berkontur terjal ditargetkan selesai 9 November; Pemkot juga mengupayakan pelebaran akses dari Jalan Bogor-Sukabumi melalui Warung Nangka.
Bogor, IDN Times — Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung lahan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bogor Kota yang terletak di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Sekolah rakyat tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 5 hektare dengan didanai APBN melalui kolaborasi Pemkot Bogor, Kementerian Sosial, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Dedie mengatakan, fasilitas pendidikan gratis yang menyasar warga prasejahtera ini dirancang untuk memutus rantai kemiskinan di Kota Bogor melalui kualitas pendidikan yang memadai.
"Nah, kalau mereka bisa bersekolah di sini, akan ada asrama. Kemudian mendapatkan pendidikan yang baik dengan lokasi yang baik, tentu ke depan akan bisa merubah nasib keluarga mereka," ujar Dedie, Rabu (23/9/2026).
1. Sasar 2.000 siswa SMP dan SMA dari keluarga prasejahtera

Dedie dalam wawancara setelah meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Istimewa Dedie mengatakan, Sekolah Rakyat ini akan menyediakan pendidikan gratis sekaligus fasilitas asrama bagi ribuan anak di Kota Bogor yang kesulitan secara ekonomi.
Pemerintah memastikan prioritas utama penerima manfaat program ini adalah warga lokal.
"Kenapa saya memprioritaskan? Karena yang akan sekolah di sini SMP dan SMA itu ada kurang lebih sampai dengan 2.000 siswa. Ya, 2.000 siswa yang nota bene mereka adalah warga Kota Bogor dari keluarga prasejahtera," kata Dedie.
2. Pematangan lahan 2,5 hektare dengan kontur tanah terjal

2.5 hektare pemarangan lahan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Istimewa Dari total keseluruhan area, proses pematangan lahan baru dikerjakan pada area 2,5 hektare dan ditargetkan rampung pada 9 November mendatang. Pembangunan fisik akan segera menyusul dengan tetap mewaspadai kontur lereng yang curam.
"Yang dalam proses pematang lahan ini 2,5 hektare. Kita harus memikirkan juga bagaimana sisi keselamatannya, sisi konstruksinya, kontur tanahnya, dan lain sebagainya," kata dia.
3. Rencana pelebaran akses masuk

Tampak jalan di lahan pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor di Rancamaya. Istimewa Lahan tersebutnya sebelumnya adalah Terminal Agribisnis yang sudah tidak beroperasi sejak tahun 2004. Lahan ini memiliki kendala akses masuk yang cukup sempit, yakni melalui kawasan Warung Nangka. Pemkot Bogor tengah mengupayakan pelebaran jalan untuk mendukung kenyamanan mobilitas warga dan siswa.
"Saya sudah bicara juga dengan Kadis PU Kabupaten, Kadis PU Kota, gimana caranya nih jalan dilebarin dari jalan raya Bogor–Sukabumi masuk ke Warung Nangka agak lebar, masuk ke Sekolah Rakyat," ucap Dedie.

![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















