Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sekolah Rakyat Kota Bogor Mulai Dibangun, Bakal Tampung 2.000 Siswa

2 min read
Sekolah Rakyat Kota Bogor Mulai Dibangun, Bakal Tampung 2.000 Siswa
Pematangan lahan pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Istimewa
  • Pembangunan Sekolah Rakyat di Rancamaya, Bogor Selatan, dimulai di lahan lima hektare dengan pendanaan APBN melalui kolaborasi Pemkot Bogor, Kementerian Sosial, dan Kementerian PUPR.

  • Sekolah gratis berasrama ini ditargetkan menampung hingga 2.000 siswa SMP dan SMA dari keluarga prasejahtera, dengan prioritas bagi warga Kota Bogor.

  • Pematangan 2,5 hektare lahan berkontur terjal ditargetkan selesai 9 November, sementara Pemkot Bogor mengupayakan pelebaran akses jalan menuju lokasi sekolah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bogor, IDN Times - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung lahan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bogor yang terletak di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Rabu (23/9/2026).

Diketahui lahan tersebut memiliki luas sebesar lima hektare dan akan didanai oleh APBN melalui kolaborasi Pemkot Bogor, Kementerian Sosial, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Dedie menekankan, fasilitas pendidikan gratis yang menyasar warga prasejahtera ini dirancang secara khusus untuk memutus rantai kemiskinan di Kota Bogor melalui kualitas pendidikan yang memadai.

"Nah, kalau mereka bisa bersekolah di sini, akan ada asrama. Kemudian mendapatkan pendidikan yang baik dengan lokasi yang baik, tentu ke depan akan bisa mengubah nasib keluarga mereka," ujar Dedie.

  1. 1. Sasar 2.000 siswa SMP dan SMA dari keluarga prasejahtera

    Dedie memberikan wawancara kepada media usai meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bogor.
    Dedie dalam wawancara setelah meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Istimewa

    Sekolah Rakyat ini akan menyediakan pendidikan gratis sekaligus fasilitas asrama bagi ribuan anak di Kota Bogor yang kesulitan secara ekonomi.

    Pemerintah memastikan prioritas utama penerima manfaat program ini adalah warga lokal.

    "Kenapa saya memprioritaskan? Karena yang akan sekolah di sini SMP dan SMA itu ada kurang lebih sampai dengan 2.000 siswa. Ya, 2.000 siswa yang notabene mereka adalah warga Kota Bogor dari keluarga prasejahtera," tegas Dedie.

  2. 2. Pematangan lahan 2,5 hektare dengan kontur tanah terjal

    Area pemarangan lahan seluas 2,5 hektare tampak di lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bogor.
    2.5 hektare pemarangan lahan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Istimewa

    Dari total keseluruhan area seluas lima hektare, proses pematangan lahan baru dikerjakan pada area 2,5 hektare dan ditargetkan rampung pada 9 November mendatang. Pembangunan fisik akan segera menyusul dengan tetap mewaspadai kontur lereng yang curam.

    "Yang dalam proses pematang lahan ini 2,5 hektare. Kita harus memikirkan juga bagaimana sisi safety-nya, sisi konstruksinya, kontur tanahnya, dan lain sebagainya," jelasnya.

  3. 3. Rencana pelebaran akses masuk

    Jalan di lahan pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor di Rancamaya terlihat membentang di area proyek.
    Tampak jalan di lahan pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor di Rancamaya. Istimewa

    Dedie menilai, lahan pembangunan sekolah rakyat ini memiliki kendala akses masuk yang cukup sempit. Ia menegaskan, Pemkot Bogor tengah mengupayakan pelebaran jalan untuk mendukung kenyamanan mobilitas warga dan calon siswa.

    "Saya sudah bicara juga dengan Kadis PU Kabupaten, Kadis PU Kota, gimana caranya nih jalan dilebarin dari jalan raya Bogor–Sukabumi masuk ke Warung Nangka agak lebar, masuk ke Sekolah Rakyat," pungkas Dedie.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More