Potret kerusakan RSUD Aeramo Nagekeo. (Dok. Istimewa).
Tugas pertama dari pusat operasi ini adalah melakukan identifikasi jumlah korban secara cepat, agar pemerintah bisa mendapatkan data terbaru. Data itu harus disetor sebanyak dua kali sehari.
Kedua, tugas Health Emergency Center ini adalah memetakan tingkat kerusakan fasilitas kesehatan di berbagai daerah agar bantuan logistik bisa disalurkan tepat sasaran. Berdasarkan laporan awal, kerusakan infrastruktur medis di NTT terbilang cukup mengkhawatirkan.
RSUD Nagekeo menjadi yang terparah, bahkan lumpuh total. Kemenkes telah mengirimkan fasilitas rumah sakit lapangan berupa tenda darurat. Harapannya, dalam satu hingga dua hari ke depan, rumah sakit darurat tersebut sudah bisa berdiri dan melayani pasien yang membutuhkan penanganan mendesak.
"Sudah teridentifikasi ada enam Puskesmas rusak berat, puluhan rusak sedang, dan ratusan rusak ringan. Rumah sakit ada dua yang rusak parah, dan yang terparah di RSUD Nagekeo," kata Budi di Jakarta, Minggu (16/8/2026).