Jakarta, IDN Times - Pengalaman di medan tugas sering kali menjadi guru terbaik bagi seorang pemimpin. Hal itu yang membentuk gaya kepemimpinan Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman setelah satu tahun menjalankan misi perdamaian di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sekitar dua dekade silam.
Iftitah mengungkapkan, salah satu pelajaran paling penting yang ia peroleh selama bertugas di Lebanon Selatan adalah soal kewaspadaan.
"Salah satu membentuk saya juga masalah kewaspadaan ya. Jadi belum tentu walaupun standarnya itu standar PBB begitu, terus kemudian kita eh mudah percaya begitu saja," kata Iftitah Sulaiman dalam Real Talk with Uni Lubis, dikutip Minggu (12/4/2026).
"Kita bersyukur bahwa kita terus melakukan pengamatan yang terus-menerus kemudian hingga akhirnya mendapat satu kepastian bahwa ternyata kita yang benar begitu," imbuh dia.
