Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tersangka Mutilasi Depok Terbukti HIV Usai Donor Darah
ilustrasi HIV (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Saefullah diketahui mengidap HIV pada sekitar Februari 2026 saat hendak mendonorkan darah di acara PMI di GDC Depok.
  • Setelah dikabarkan terindikasi HIV tiga minggu kemudian, Saefullah menjalani pengecekan dan mendapat hasil positif di Puskesmas Pancoran Mas Depok.
  • Polisi memeriksa kerabat dekat Saefullah dan mendalami ponselnya di laboratorium forensik; belum ada indikasi ajakan memutilasi korban dalam grup WhatsApp.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah menunggu hasil forensik ponsel Saefullah?
Vote Now
pada sekitar bulan Februari 2026

Saefullah mengetahui dirinya mengidap HIV saat hendak mendonorkan darah di acara PMI di GDC Depok. Ia disebut berhasil mendonorkan darahnya.

Tiga minggu kemudian

Saefullah dikabarkan terindikasi terkena HIV.

pada sekitar bulan maret 2026

Saefullah melakukan pengecekan di Puskesmas Pancoran Mas Dpok dan mendapatkan hasil positif HIV.

Rabu (12/8/2026)

Kompol Dimitri Mahendra Kartika menyampaikan keterangan tertulis mengenai temuan HIV pada Saefullah. Penyidik masih mendalami ponsel tersangka di laboratorium forensik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah menunggu hasil forensik ponsel Saefullah?
Vote Now
  • What?
    Saefullah diketahui mengidap HIV setelah hendak mendonorkan darah dan menjalani pengecekan di Puskesmas Pancoran Mas Depok.
  • Who?
    Saefullah, Kompol Dimitri Mahendra Kartika, kerabat dekat Saefullah, dan penyidik Polda Metro Jaya terlibat dalam pemeriksaan.
  • Where?
    Donor darah berlangsung di GDC Depok, sedangkan pengecekan HIV dilakukan di Puskesmas Pancoran Mas Depok.
  • When?
    Saefullah mengetahui status HIV pada sekitar Februari 2026 dan mendapat hasil positif pada sekitar maret 2026.
  • Why?
    Saefullah mengetahui dirinya mengidap HIV saat hendak mendonorkan darah dan kemudian dikabarkan terindikasi HIV.
  • How?
    Setelah donor darah, Saefullah menerima kabar indikasi HIV tiga minggu kemudian, lalu menjalani pengecekan di Puskesmas Pancoran Mas Depok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah menunggu hasil forensik ponsel Saefullah?
Vote Now

Saefullah tahu dirinya punya HIV saat mau donor darah di GDC Depok. Tiga minggu kemudian, ia diberi tahu ada tanda HIV. Ia lalu periksa di Puskesmas Pancoran Mas Depok dan hasilnya positif. Polisi juga memeriksa kerabat dekatnya dan ponselnya masih dicek di laboratorium.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah menunggu hasil forensik ponsel Saefullah?
Vote Now

Kerabat dekat Saefullah disebut saling mendukung dan membantu dirinya menjalani rehabilitasi rawat jalan serta konsumsi obat mandiri. Saefullah juga mengaku rutin kontrol dan membeli obat di Puskesmas Pancoran Mas Depok. Dukungan tersebut berjalan bersamaan dengan pemeriksaan yang dilakukan polisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perlukah menunggu hasil forensik ponsel Saefullah?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Tersangka mutilasi Kunaefi (51) di Depok, Jawa Barat, Saefullah (26), ternyata mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV). 

Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan, Saeful baru mengetahui dirinya HIV pada Februari 2026.

“Tersangka Saefullah baru mengetahui jika dirinya menghidap HIV pada sekitar bulan Februari 2026 tahun ini. Yang bersangkutan baru mengetahui pada saat hendak mendonorkan darahnya di event atau acara donor darah di PMI yang pada saat itu berlokasi di GDC Depok,” kata Dimitri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/8/2026).

Saeful disebut aktif mendonorkan darah sejak SMA. Pada sekitar Februari 2026, tersangka berhasil mendonorkan darahnya.

“Tiga minggu kemudian tersangka dikabarkan bahwa tersangka terindikasi terkena HIV. Dari situlah tersangka melakukan pengecekan pada sekitar bulan Maret 2026 dan Puskesmas Pancoran Mas Depok, dan mendapatkan hasil positif HIV,” ujar Dimitri.

Selain itu, polisi juga memeriksa kerabat dekat Saefullah yang juga mengidap HIV. Saefullah dan kerabatnya didapati aktif di acara pengajian dan kajian perkumpulan orang-orang HIV.

“Kerabat terdekat tersangka saling mensupport dan membantu tersangka untuk rutin menjalani rehabilitasi manual (penyembuhan rawat jalan) dan konsumsi obat secara mandiri. Kemudian berdasarkan pengakuan tersangka, tersangka rutin kontrol dan membeli obat di Puskesmas Pancoran Mas Depok,” ujar dia.

Tersangka juga tergabung dalam grup WhatsApp komunitas gay. Berdasarkan pemeriksaan, belum ada indikasi yang mengarah kepada ajakan untuk memutilasi korban.

“Namun dari penyidik masih mendalami hal tersebut dan penyidik sedang melakukan pengecekan terhadap handphone milik tersangka ke laboratorium forensik,” ujarnya.

Pilih pendapatmu soal pemeriksaan ponsel Saefullah

Perlukah menunggu hasil forensik ponsel Saefullah?

See More
Ya, tunggu hasil forensik
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tidak, informasi saat ini cukup

Curated For You

Editorial Team

Related Article