Pradana menyebut, salah satu hal yang menjadi sorotan The Economist terkait elektabilitas Prabowo-Gibran karena komitmen Prabowo-Gibran soal keberlanjutan berbagai program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terus digaungkan keduanya. Menurut Pradana, hal tersebut sangat penting, apalagi di dunia usaha dalam negeri maupun luar negeri.
“Karena pasti dapat dibayangkan kalau tiba-tiba setelah 10 tahun, apa yang sudah dibangun begitu sistematisnya infrastruktur yang ada. Lalu, begitu juga mengubah konsep perizinan usaha menjadi lebih sederhana. Karena di era Pak Jokowi ini kan banyak sekali hal-hal yang secara fundamental sudah baik dan akan disempurnakan oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran,” ujarnya.
Dia mencontohkan dalam konteks kredit usaha masyarakat kecil, Prabowo-Gibran akan mensejahterakan kelompok petani, nelayan, peternak dengan berbagai programnya. Lalu dalam konteks investasi, Prabowo-Gibran juga akan memberikan kemudahan berusaha, kemudian mendukung Undang-Undang Cipta Kerja, serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur.
“Nah, kita bicara tax holiday dan tax allowance yang diberikan ke pelaku usaha, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Itu semua kan hal-hal yang selama 9 tahun ini menjadi satu gula-gula, menjadi ketertarikan dunia usaha terutama di luar negeri,” katanya.