Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tim SAR Cari Perahu Wisatawan Asing yang Hilang Kontak di Sulteng
Tim SAR melakukan pencarian speedboat angkut 11 wisatawan asing hilang di Gorontalo (dok. istimewa)

Jakarta, IDN Times – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo bersama Potensi SAR melaksanakan operasi pencarian terhadap sebuah perahu yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Sebanyak 13 orang yang terdiri dari wisatawan asing dan awak kapal masih dalam pencarian hingga Sabtu (25/7/2026).

Informasi awal diterima Basarnas Gorontalo dari Mimin, seorang pemandu wisata, pada Jumat (24/6/2026), pukul 15.40 WITA. Laporan tersebut menyebutkan sebuah perahu yang berangkat dari Sanctum Una-Una Dive Resort menuju Pelabuhan Marisa belum tiba di lokasi tujuan sesuai jadwal.

1. Kronologi awal kejadian

Ilustrasi Tim SAR melakukan penyelamatan di gunung. (IDN Times/Rakan)

Berdasarkan informasi yang diterima, perahu berangkat sekitar pukul 07.30 WITA dengan membawa 11 wisatawan asing dan 2 orang awak kapal. Kapal diperkirakan tiba di Pelabuhan Marisa sekitar pukul 11.00 WITA, tetapi hingga pukul 15.00 WITA tidak kunjung tiba.

Atas kondisi tersebut, pihak pemandu wisata melaporkan kejadian kepada Basarnas Gorontalo untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

Lokasi pencarian berpusat di sekitar koordinat 0°08'42.79" LU – 121°48'15.46" BT, atau sekitar 20,23 nautical mile ke arah barat daya dari Pantai Pohon Cinta dengan estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam dari titik keberangkatan tim.

2. Data korban yang masih hilang

Ilustrasi petugas SAR mengevakuasi korban tenggelam. (Dok.IDN Times/Basarnas Bali)

Adapun data korban yang masih dalam pencarian berjumlah 13 orang, yaitu:

• Ferdiansyah

• Arif

• Milan Kasik

• Rani Permentier

• Mathijs Sercu

• Jelka Van Driesum

• Hinke Van Deer

• Roeland Van Driesum

• Age Van Driesum

• Matthias Prange

• Celine Josette Menguy

• Hector Fabio Prange

• Ronny Josue Prange

3. Cakupan pelaksanaan pencarian diperluas

Ilustrasi tim SAR Gabungan melakukan pencarian nelayan yang hilang tenggelam di muara Sungai Opak.(Dok.SAR Satlinmas Wilayah IV Bantul)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, mengatakan, seluruh unsur SAR akan mengoptimalkan pencarian hingga seluruh area yang telah direncanakan selesai disisir.

"Kami mengerahkan alut dan personel yang tersedia bersama Potensi SAR dan memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait agar proses pencarian dapat berlangsung secara maksimal. Kami juga terus memantau perkembangan cuaca dan melakukan evaluasi berkala terhadap pola pencarian. Harapan kami, seluruh korban dapat segera ditemukan. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar operasi SAR ini berjalan dengan aman dan memperoleh hasil yang diharapkan," ujar Heriyanto.

Operasi SAR hari ini dilaksanakan dengan membagi Tim SAR Gabungan ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan pencarian di sepanjang jalur pelayaran yang diduga dilalui korban.

SRU 1 menggunakan Kapal Negara KAL Limboto bergerak dari Pelabuhan Gorontalo dengan rencana pencarian seluas kurang lebih 200 nautical mile persegi. SRU 2 menggunakan RIB 03 Gorontalo melakukan pencarian di area seluas sekitar 50 nautical mile persegi di sekitar lintasan pelayaran. Sementara itu, SRU 3 yang menggunakan speed boat milik Sanctum Una-Una Dive Resort melakukan penyisiran pada area pencarian seluas 50 nautical mile persegi guna mempercepat proses pencarian.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Gorontalo, Pos SAR Marisa, KN SAR Bisma Kantor SAR Palu, Polairud Marisa, Pos Lanal Marisa, KN Limboto, serta Tim Sanctum Una-Una Dive Resort.

Dalam pencarian tim menghadapi kendala berupa gelombang tinggi yang disertai angin kencang sehingga setiap pergerakan unsur SAR dilakukan dengan memperhatikan keselamatan personel. Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca di lokasi operasi terpantau cerah, dengan tinggi gelombang 1–1,5 meter dan kecepatan angin 10–15 knot.

Curated For You

Editorial Team

Related Article