Jakarta, IDN Times - Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) menanggapi sikap Bawaslu Pamekasan yang menyetop kasus bagi-bagi uang pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, KH Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.
Jubir Timnas AMIN, Iwan Tarigan, mengatakan, pihaknya masih yakin Gus Miftah melakukan tindakan politik uang atas aksinya membagi-bagikan uang karena kedekatannya dengan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto.
Meski begitu, Iwan tetap menghormati keputusan Bawaslu Pemekasan yang menyetop kasus bagi-bagi uang yang dilakukan oleh Gus Miftah karena tidak ada unsur pidana yang ditemukan.
"Kami tetap berkeyakinan kami apa yang dilakukan oleh Gus Miftah adalah money politic (politik uang) karena kedekatan beliau dengan capres dua ini bisa dilihat dari kehadiran beliau saat debat pertama dan peristiwa sebelumnya," kata dia kepada jurnalis, Senin (15/1/2024).