Menurut Rano, kegiatan tersebut menjadi ruang kompetisi yang edukatif, menyenangkan, dan relevan bagi generasi muda Jakarta.
TOP 5: SMPN 276 Juara Teka-Teki Gen Alpha hingga Musim Hujan Mulai Desember

SMPN 276 Jakarta Selatan menjuarai Teka-Teki Gen Alpha 2026, mengungguli SMPN 224 dan SMPN 5, dalam final yang diikuti tiga sekolah terbaik dari hampir 215 peserta se-DKI Jakarta.
BMKG memprediksi puncak musim hujan berlangsung Desember 2026-Februari 2027; sebagian besar wilayah mulai hujan pada November, dengan potensi lonjakan curah hujan yang dapat memicu banjir dan longsor.
Jakarta mencatat 1.216 kebakaran hingga Agustus 2026, sementara Komisi I menguji 25 calon dubes dan Komisi X menyetujui anggaran Kemendikdasmen 2027 sebesar Rp89,10 triliun.
Jakarta, IDN Times - SMP Negeri 276 Jakarta Selatan menjadi juara dalam kompetisi cerdas cermat antarpelajar tingkat SMP se-Jakarta, Teka-Teki Gen Alpha 2026. Laga final yang digelar IDN Times di kantor IDN HQ pada Selasa (22/9/2026), berlangsung seru dan meriah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta ,Rano Karno, yang hadir langsung menyerahkan trofi dan hadiah kepada para pemenang, mengapresiasi gelaran final Teka-Teki Gen Alpha 2026 yang digelar IDN Times bersama Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
Selain kabar bahagia dari kompetisi di dunia pendidikan, berita mengenai puncak musim hujan di Indonesia diprediksi terjadi mulai Desember 2026 hingga Februari 2027 juga menarik banyak perhatian pembaca IDN Times.
Dua berita di atas ditayangkan pada Selasa (22/9/2026) bersama berita-berita menarik lainnya di kanal News IDN Times. Untuk mengetahui selengkapnya, berikut disajikan dalam Top 5 News IDN Times.
1. Wagub DKI Rano Karno apresiasi ajang cerdas cermat Teka-Teki Gen Alpha

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan sambutan dalam acara final kompetisi cerdas cermat Teka-Teki Gen Alpha di kantor IDN HQ pada Selasa (22/9/2026) (IDN Times/Herka Yanis) Wakil Gubernur DKI Jakarta ,Rano Karno, mengapresiasi gelaran final Teka-Teki Gen Alpha 2026 yang digelar IDN Times bersama Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.
“Apresiasi saya sampaikan kepada IDN Times dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang telah menghadirkan ruang kompetisi yang sangat edukatif ini, menyenangkan, dan relevan bagi generasi muda Jakarta,” kata Rano di acara final Teka-Teki Gen Alpha 2026 di Kantor IDN, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026).
Rano mengatakan, antusiasme pelajar dalam mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi. Tahun ini, hampir 215 sekolah dari seluruh wilayah DKI Jakarta turut berkompetisi.
Menurut Rano, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semangat anak-anak Jakarta untuk belajar, berkompetisi, dan berprestasi.“Antusiasme ini menunjukkan bahwa anak-anak Jakarta memiliki semangat yang tinggi untuk belajar, berkompetisi, dan berprestasi,” kata Rano.
Rano kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah berhasil mencapai babak akhir kompetisi. Dia berharap pengalaman mengikuti Teka-Teki Gen Alpha dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan.“Saya ucapkan selamat kepada seluruh finalis yang telah berhasil mencapai babak ini. Semoga pengalaman ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berprestasi, dan mengukir pencapaian yang lebih tinggi,” ujar dia.
Di akhir sambutannya, Rano kembali memberikan semangat kepada seluruh peserta Teka-Teki Gen Alpha 2026 agar terus bermimpi dan berani mencoba.
“Selamat kepada seluruh pemenang dan finalis Teka-Teki Gen Alpha 2026! Terus belajar, terus bermimpi, dan teruslah berani mencoba! Kalau kalian tidak pernah salah, kalian tidak tahu bagaimana mencapai sebuah kebenaran,” kata dia.
Final Teka-Teki Gen Alpha 2026 digelar di The Plaza, IDN HQ, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/9/2026). Pada babak final, tiga sekolah yang berhasil lolos adalah SMPN 5 Jakarta, SMPN 276 Jakarta, dan SMPN 224 Jakarta. Dalam babak akhir yang merebutkan hadiah jutaan rupiah ini, SMPN 276 Jakarta keluar sebagai juara 1, disusul oleh SMPN 224 Jakarta sebagai juara 2, dan SMPN 5 sebagai juara 3.
2. Puncak musim hujan di Indonesia terjadi mulai Desember 2026-Februari 2027

Ilustrasi musim hujan (IDN Times/Dwifantya Aquina) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di Indonesia terjadi mulai Desember 2026 hingga Februari 2027. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakanq mengatakan, puncak musim hujan pada Desember 2026 terjadi di 155 zona musim; Januari 2027 162 zona; dan Februari 2027 di 190 zona.
"Berikutnya mengenai puncak musim hujan, bagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami puncak musim hujan pada bulan kita lihat ini tiga bulan utama adalah Desember 2026, Januari 2027, Februari 2027," kata dia dalam jumpa pers secara virtual pada Selasa (22/9/2026).
Ardhasena mengatakan, periode antara awal masuknya musim hujan dengan puncak musim hujan terjadi secara berdekatan bisa menyebabkan lonjakan curah hujan. Fenomena ini bisa berdampak pada bencana banjir dan longsor.
"Periode musim hujan ini secara umum berdekatan sehingga perlu kita waspadai bersama lonjakan musim hujan, lonjakan curah hujan yang terjadi pada musim hujan tahun ini sehingga bisa menyebabkan dampak turunan seperti banjir dan longsor," ucapnya.
Sementara, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani memprediksi musim hujan 2026-2027 di Indonesia akan dimulai secara bertahap. Sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November 2026.
Sebanyak 185 zona musim atau sekitar 24,66 persen luas daratan Indonesia diprediksi memasuki musim hujan pada November 2026. Sementara itu, sebanyak 266 zona musim atau 17,31 persen luas daratan Indonesia diperkirakan mulai mengalami musim hujan pada Desember 2026.
BMKG juga memprediksi awal musim hujan 2026-2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan datang lebih lambat atau mundur dibandingkan kondisi normal.
"Awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih lambat atau mundur, yaitu di 529 zona musim atau 61,08 persen luas daratan Indonesia," kata Teuku dalam jumpa pers secara virtual, Selasa (22/9/2026).
Dari sisi sifat musim, akumulasi curah hujan selama periode musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi berada dalam kategori normal. Kondisi tersebut mencakup 510 zona musim atau sekitar 69,76 persen luas daratan Indonesia.
Teuku menyebut, BMKG memprediksi puncak musim hujan 2026-2027 akan terjadi pada periode yang berbeda di sejumlah wilayah. Sebagian besar wilayah diperkirakan mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026.
"Puncak musim hujan pada bulan Desember 2026, yaitu di 155 zona musim atau 36,94 persen luas daratan Indonesia. Puncak musim hujan di Januari 2027 yaitu di 162 zona musim atau 25,68 persen luas daratan Indonesia. Dan nanti di bulan Februari 2027 yaitu di 190 zona musim atau 16,79 persen luas daratan Indonesia," ujar dia.
Selain waktu awal dan puncak musim hujan, BMKG memprediksi durasi musim hujan 2026-2027 di sebagian besar wilayah Indonesia akan lebih pendek dibandingkan kondisi normal.
"Sebagian besar wilayah Indonesia, di 482 zona musim atau 51,90 persen luas daratan Indonesia, diprediksi mengalami musim hujan 2026-2027 yang lebih pendek dari normalnya," kata Kepala BMKG.
BMKG berharap prediksi tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperkuat perencanaan, kesiapsiagaan, serta langkah mitigasi dan antisipasi di berbagai sektor yang terdampak dinamika iklim.
"Lebih dari sekadar informasi, prediksi ini diharapkan dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata, kebijakan yang adaptif dan respons yang lebih cepat serta tepat sasaran, baik untuk kebutuhan saat ini maupun dalam merancang ketahanan menghadapi perkembangan kondisi iklim di masa mendatang," ujarnya.
3. Kasus kebakaran di Jakarta tembus 1.216 hingga Agustus 2026

Posko GRIB di Kebon Jeruk Jakbar Kebakaran pada Senin (31/8/2026) dini hari. (Dok. Damkar Jakbar) Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat 1.216 kejadian kebakaran di Jakarta sepanjang 1 Januari hingga 31 Agustus 2026.z
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan potensi kebakaran di Jakarta masih tinggi, di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga Januari 2027. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, tercatat sebanyak 457 kejadian kebakaran di Jakarta selama periode Juli hingga Agustus 2026.
Pramono menyebut, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dan Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menjadi dua wilayah yang memiliki potensi kebakaran paling tinggi.
"Di Barat itu ada Kecamatan Tambora, di Timur itu ada Cakung, itulah petanya," ucap Pramono di Monas, Rabu (2/9/2026).
Berdasarkan rekapitulasi data Gulkarmat DKI Jakarta yang diterima IDN Times, Selasa (22/9/2026), tercatat sebanyak 1.216 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Jumlah kejadian mulai meningkat pada Juni dengan 141 kejadian. Angka tersebut kemudian naik menjadi 217 kejadian pada Juli atau 17,85 persen, sebelum kembali meningkat pada Agustus.
Agustus menjadi bulan dengan jumlah kejadian kebakaran tertinggi selama periode tersebut, yakni mencapai 240 kejadian atau 19,74 persen.
Sementara itu, pada awal tahun, tercatat 129 kejadian kebakaran pada Januari, kemudian turun menjadi 93 kejadian pada Februari. Jumlahnya kembali meningkat pada Maret menjadi 126 kejadian, disusul 132 kejadian pada April dan 138 kejadian pada Mei.
Jakarta Barat menjadi wilayah dengan laporan kebakaran terbanyak, yakni 368 kejadian atau 30,26 persen dari total laporan.
Sementara Jakarta Timur mencatat 299 kejadian atau 24,59 persen, Jakarta Selatan 252 kejadian atau 20,72 persen, Jakarta Utara 163 kejadian atau 13,40 persen, dan Jakarta Pusat 134 kejadian atau 11,02 persen.
4. Komisi I DPR gelar uji kelaikan 25 calon Dubes RI untuk Negara Sahabat

Komisi I DPR RI (IDN Times/Amir Faisol) Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 25 calon duta besar Indonesia, untuk negara-negara sahabat selama 21-22 September 2026.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Surat membenarkan, pihaknya mulai menggelar uji kelayakan calon duta besar Indonesia untuk negara sahabat terhadap 25 calon.
"Udah mulai, 2 hari sampai besok," kata Anton kepada jurnalis, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, sebanyak 25 calon dubes tersebut sebelumnya telah melewati seleksi ketat di Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Karena itu, dia memastikan seluruh calon berpotensi lolos dalam proses uji kelayakan di Komisi I DPR RI.
"Kecuali memang ada yang cacat, ada yang laporan dari masyarakat, yang kita pikir itu bahaya untuk ditaruh di tempat sana, mungkin ada. Biasanya sih nggak ada yang begitu, karena kan screening-nya Deplu kan ketat sekali ya," kata dia.
Hasil pendalaman dari Komisi I DPR RI dalam proses uji kelayakan dan kepatutan nantinya akan diserahkan terhadap pimpinan DPR RI.
"Di Deplu udah screening banget. Meskipun dia dari karir atau non-karir, dia check and recheck gimana latar belakangnya segala macam. Kalau memang layak dia baru dikirim ke sini," kata dia.
Sementara, Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyatakan, uji kelayakan terhadap calon dubes akan digelar dalam dua sesi. Ia juga membenarkan ada 25 orang calon dubes yang ikut proses uji kelayakan selama dua hari di Komisi I DPR.
"Jumlahnya benar 25 orang, detail satu persatu harus saya cocok kan satu persatu," ujar dia saat mengonfirmasi daftar calon dubes yang diterima IDN Times.
5. Anggaran Kemendikdasmen naik jadi Rp89,10 triliun

Mendikdasmen), Abdul Mu'ti di Komisi X DPR RI/(Humas Kemendikdasmen) Komisi X DPR RI menyetujui penyesuaian pagu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp89,10 triliun untuk mendukung pelaksanaan program prioritas pendidikan.
Pagu tersebut merupakan hasil penyesuaian dari pagu anggaran awal Rp61,10 triliun dengan tambahan anggaran berdasarkan hasil rapat Panja Badan Anggaran DPR RI sebesar Rp28,0 triliun.
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, mengatakan, penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kemendikdasmen Tahun Anggaran 2027 akan diarahkan untuk memperkuat berbagai program prioritas kementerian.
“Kemendikdasmen berkomitmen untuk memastikan akses pendidikan yang berkeadilan, mutu pembelajaran yang meningkat, relevansi pendidikan yang lebih kuat, pembangunan kebahasaan dan kesastraan yang lebih berkualitas, serta tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).
Tambahan anggaran sebesar Rp28,0 triliun tersebut terutama dialokasikan untuk dukungan program Revitalisasi Satuan Pendidikan sebesar Rp5,0 triliun dan sebesar Rp23,0 triliun untuk mendukung gaji dan tunjangan guru yang beralih status dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Secara keseluruhan, penyesuaian pagu Kemendikdasmen tahun anggaran 2027 sebesar Rp89,10 triliun adalah sebagai berikut:
1. Program Wajib Belajar 13 Tahun sebesar Rp31,83 triliun
2. Program Kualitas Pengajaran dan Pembelajaran sebesar Rp51,64 triliun
3. Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi sebesar Rp2,08 triliun
4. Program Pembangunan Kebahasaan dan Kesastraan sebesar Rp84,59 miliar
5. Program Dukungan Manajemen sebesar Rp3,45 triliun
Komisi X DPR RI menyatakan dukungan terhadap Kemendikdasmen untuk melaksanakan program strategis nasional dengan memperhatikan pandangan dan masukan anggota Komisi X DPR RI dalam pembahasan anggaran 2027.
"Intinya, seluruh fraksi sudah menyetujui terkait dengan tambahan menjadi Rp89,1 triliun," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















