Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wamensos Ajak Masyarakat Teruskan Perjuangan Pahlawan
Wamensos Agus Jabo dorong Boven Digoel melengkapi legalitas lahan sekolah rakyat. (Dok. Kemensos)
  • Agus Jabo Priyono mengajak masyarakat meneruskan cita-cita pahlawan melalui pembangunan yang berdaulat, bermartabat, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

  • Pemerintah menjalankan program seperti MBG, KDKMP, CKG, perumahan, revitalisasi sekolah, dan Sekolah Rakyat untuk mendukung pemerataan.

  • Generasi muda diminta menjaga nilai pengorbanan, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air dalam membangun masa depan Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
1/11/2026

Agus Jabo Priyono membuka rangkaian Peringatan Hari Pahlawan 2026 di Taman Fatahillah, Jakarta. Ia mengajak masyarakat meneruskan cita-cita para pahlawan melalui pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • Apa?
    Ajakan meneruskan cita-cita dan perjuangan para pahlawan melalui pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  • Siapa?
    Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Ketua IKPNI Mutia Hatta.
  • Di mana?
    Taman Fatahillah, Jakarta.
  • Kapan?
    Minggu, 1 November 2026.
  • Mengapa?
    Karena kemerdekaan diperoleh melalui pengorbanan besar para pejuang dan cita-cita mereka perlu diwujudkan.
  • Bagaimana?
    Melalui pembangunan berorientasi kesejahteraan, program pemerataan, persatuan, gotong royong, dan peran generasi muda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Agus Jabo mengajak orang-orang meneruskan perjuangan pahlawan dengan membantu rakyat hidup lebih sejahtera. Pemerintah punya program makanan bergizi, kesehatan gratis, rumah, sekolah, dan koperasi desa. Agus juga mengajak anak muda menjaga persatuan dan cinta Indonesia. Mutia Hatta berkata anak muda harus ikut melanjutkan perjuangan bangsa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Berbagai program yang disebut Agus Jabo menunjukkan adanya upaya untuk menghubungkan cita-cita kemerdekaan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pangan, pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, hingga kesempatan ekonomi. Ajakan kepada generasi muda dan masyarakat untuk bergotong royong juga menempatkan kesejahteraan sebagai tanggung jawab bersama.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, mengajak masyarakat meneruskan cita-cita para pahlawan melalui berbagai upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.

Menurut dia, perjuangan tersebut, menurut dia, perlu diwujudkan dengan membangun Indonesia yang berdaulat, bermartabat, serta mampu memberikan kehidupan makmur bagi seluruh rakyat.

Ajakan itu disampaikan Agus Jabo saat membuka rangkaian Peringatan Hari Pahlawan 2026 di Taman Fatahillah, Jakarta, Minggu (1/11/2026). Dia mengingatkan, kemerdekaan Indonesia merupakan hasil pengorbanan besar para pejuang yang telah mempertaruhkan seluruh hidup demi masa depan bangsa.

"Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan serta mewujudkan apa yang menjadi cita-cita perjuangan mereka, para pahlawan bangsa," ujar Agus dilansir dari laman resmi Kemensos.

Agus Jabo menuturkan, kemerdekaan tidak diperoleh secara cuma-cuma. Para pendahulu bangsa melewati perjuangan panjang dan rela mengorbankan harta benda, tenaga, hingga nyawa demi membebaskan Indonesia dari penjajahan.

1. Pembangunan harus berorientasi pada kesejahteraan rakyat

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono (IDN Times/Sunariyah)

Agus Jabo menilai, meneruskan perjuangan para pahlawan tidak cukup hanya dengan mengenang jasa mereka. Dia menyebut, arah pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan cita-cita kemerdekaan, yakni menciptakan kehidupan yang bahagia dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia. Upaya tersebut harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Menurut Agus Jabo, penerapan Pancasila dan UUD 1945, terutama Pasal 33, perlu menjadi pijakan dalam menjalankan amanat Pasal 31 dan Pasal 34. Dengan begitu, kekayaan alam serta seluruh potensi yang dimiliki Indonesia dapat dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

"Indonesia, semua untuk semua. Seluruh rakyat Indonesia harus hidup makmur. Tidak ada lagi saudara-saudara kita yang hidup dalam kemiskinan," kata dia.

Dia menambahkan, keberpihakan kepada masyarakat yang belum menikmati hasil pembangunan juga menjadi bagian penting dalam meneruskan perjuangan kemerdekaan. Pemerintah perlu memastikan kelompok masyarakat yang selama ini tertinggal memperoleh kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.

2. Kopdes hingga MBG menjadi bagian dari upaya pemerataan kesejahteraan

Wamensos Agus Jabo usai menghadiri rapat koordinasi graduasi pengentasan kemiskinan ekstrem di Aula Dinsos Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata dia, pemerintah menjalankan sejumlah program strategis yang menyasar berbagai kebutuhan masyarakat. Program-program itu mencakup penguatan kemandirian pangan dan energi, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Selain itu, pemerintah mengembangkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), penyediaan perumahan, revitalisasi sekolah, pembangunan jembatan di wilayah terpencil, hingga Sekolah Rakyat.

Agus Jabo memandang berbagai program tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang lebih merata. Melalui program-program itu, masyarakat diharapkan memperoleh akses lebih baik terhadap pangan, pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, dan kesempatan ekonomi.

Meski demikian, dia mengingatkan pemerintah tidak dapat menjalankan seluruh agenda pembangunan tanpa dukungan masyarakat. Persatuan dan semangat gotong royong dari seluruh elemen bangsa diperlukan agar cita-cita para pahlawan dapat diwujudkan.

3. Generasi muda diminta menjaga semangat perjuangan

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Agus Jabo juga mengajak generasi penerus bangsa untuk menjaga semangat perjuangan para pahlawan. Nilai pengorbanan, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air perlu menjadi bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan serta membangun masa depan Indonesia.

Dia berharap semangat tersebut dapat mendorong Indonesia menjadi negara besar yang memiliki kedaulatan dan martabat, sekaligus memberikan kebahagiaan bagi seluruh rakyatnya.

"Mari terus kita nyalakan api perjuangan para pahlawan kita karena kita adalah generasi pelanjut agar Indonesia menjadi negara besar, berdaulat, bermartabat, seluruh rakyatnya iso gumuyu, tertawa bahagia," ujar dia.

Senada dengan Agus Jabo, Ketua Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), Mutia Hatta, menilai melanjutkan perjuangan para pahlawan merupakan tanggung jawab setiap warga negara. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memahami nilai perjuangan para pendahulu, meneladani kecintaan mereka terhadap Indonesia, serta menjalankan peran masing-masing secara sungguh-sungguh.

Mutia, yang merupakan putri Proklamator Kemerdekaan RI Mohammad Hatta, secara khusus mengingatkan generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan perjuangan bangsa.

"Perjuangan terbaik mereka harus kita lanjutkan, terutama bagi para adik-adik di sini, anak-anak muda yang akan memimpin bangsa Indonesia di masa depan," ujar Mutia Hatta.

Curated For You

Editorial Team

Related Article