Cerita Marinir Selamatkan Anak 5 Tahun dari Kebakaran KMP Batumandi

- KMP Batumandi terbakar saat hendak bersandar di Dermaga 6 Pelabuhan Merak pada 20 Oktober 2026, memicu evakuasi penumpang dari dek kendaraan.
- Sertu Marinir Rico Sumantri membantu lansia dan mengevakuasi anak perempuan lima tahun menggunakan tali ke kapal nelayan; seluruh 420 penumpang serta 40 awak selamat.
- Rico menerima penghargaan dari KSAL pada peringatan Sumpah Pemuda ke-92. KMP Batumandi kemudian tenggelam, sehingga kapal lain diperingatkan waspada di alur Merak.
Jakarta, IDN Times - Proses penugasan Sersan Satu Marinir Rico Sumantri pada Selasa, 20 Oktober 2026 tidak berjalan mulus. KMP Batumandi yang ditumpangi bersama rekan-rekannya tiba-tiba terbakar pada malam itu.
Ketika itu KMP Batumandi hendak bersandar di Dermaga 6 dari Pelabuhan Merak. Tiba-tiba, muncul percikan api di bagian buritan belakang kapal, tepatnya di dek atas untuk memuat kendaraan kecil.
Rico yang juga melewati perjalanan dari Lampung menuju ke Jakarta langsung sigap membantu mengevakuasi penumpang. Semula, dia memprioritaskan penumpang lansia.
"Saat kapal siap untuk bersandar, tidak lama setelah itu kapal mengalami kebakaran. Kami pun bergegas menuju ke parkiran. Kemudian, kami membantu para penumpang, terutama yang sudah tua," kata Rico dikutip dari keterangan video TNI AL, Minggu (1/11/2026).
Dia ikut membantu mengevakuasi anak perempuan berusia lima tahun. Saat hendak mengevakuasinya, anak tersebut sempat menolak.
"Kemudian, kami melihat seorang anak kecil yang berumur lima tahun dengan ibunya yang panik dan menangis. Alhamdulilah, setelah kami rayu dan menjanjikannya dibelikan jajanan, anak tersebut mau kami bantu dan evakuasi," ujar dia.
1. Prajurit marinir evakuasi dengan menggunakan tali

Kondisi KMP Batumandi rute Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak yang terbakar pada Selasa (20/10/2026). (Dok. IDN Times) Proses evakuasi dilakukan menggunakan satu tali. Rico menggendong anak perempuan itu.
"Alhamdulilah, di bawah sudah ada kapal nelayan yang sudah menunggu kami turun dari tali," kata dia.
Anak itu pun berhasil selamat dari tenggelamnya kapal. Aksi heroik Rico tersebut terekam kamera dan menjadi perbincangan di media sosial.
Berdasarkan laporan tim SAR, tidak ada penumpang yang meninggal akibat insiden tersebut. Sebanyak 420 penumpang dan 40 awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.
2. Sertu Rico Sumantri diberi penghargaan oleh KSAL

Sertu Mar Rico Sumantri yang ikut menyelamatkan penumpang dari insiden terbakarnya KMP Batumandi. (Dokumentasi TNI Angkatan Laut) Atas aksinya tersebut, Sertu Rico Sumantri diberi penghargaan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) pada momen Sumpah Pemuda ke-92. Penghargaan itu diberikan di atas kapal induk Sriwijaya-100. Rico merasa bangga karena masuk dalam jajaran prajurit TNI AL yang mendapat penghargaan.
"Bahwa ini selaras dengan perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) bahwa di mana pun TNI AL harus memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Rico.
3. KMP Batumandi tenggelam setelah terbakar

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan operasi salvage atau pengangkatan bangkai KMP Batumandi yang tenggelam setelah terbakar pada Selasa (20/10/2026) (Dok. ASDP) KMP Batumandi yang sebelumnya terbakar di perairan Merak, Kota Cilegon, Banten, tenggelam pada Rabu, 21 Oktober 2026.
"Betul (KMP Batumandi tenggelam)," ujar Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, Iptu Agie Dwisetio Putra.
Petugas Vessel Traffic Service (VTS) Merak kemudian menyiarkan agar seluruh kapal yang melintas di titik tenggelamnya KMP Batumandi untuk waspada saat masuk alur sandar kapal.
"Informasi kepada semua kapal penumpang, KMP Batumandi sudah tenggelam di alur masuk kapal penyeberangan Merak. Kapal yang masuk alur tersebut dapat lebih berhati-hati dan waspada," demikian bunyi peringatan melalui radio VTS Merak.
Secara perlahan, lambung kapal semakin miring hingga akhirnya terbalik dan tenggelam. Namun, sebagian badan kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry tersebut masih terlihat di permukaan laut dan tidak tenggelam sepenuhnya.





















