Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Misi 60 Hari Satgas Port Visit TNI AL, Diplomasi ke 4 Negara Pasifik

3 min read
Misi 60 Hari Satgas Port Visit TNI AL, Diplomasi ke 4 Negara Pasifik
Satgas port visit TNI Angkatan Laut (AL) ketika melakukan misi di Papua Nugini. (Dokumentasi TNI AL)
  • Satgas Port Visit 2026 TNI AL menjalankan misi diplomasi 60 hari ke Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991.
  • Di Papua Nugini, satgas memberikan layanan kesehatan gratis kepada 1.213 pasien, termasuk pemeriksaan medis dan operasi bagi 15 pasien.
  • Satgas menyalurkan bantuan sosial, mendukung renovasi fasilitas komunitas, serta mengenalkan budaya dan beasiswa Indonesia di Fiji, Vanuatu, dan Kepulauan Solomon sebelum kembali ke Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kapal KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 (WSH-991) terlihat bersandar di pelabuhan Port Moresby, Papua Nugini pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kapal rumah sakit itu merupakan bagian dari Satgas Port Visit 2026 TNI Angkatan Laut (AL) untuk melakukan misi diplomasi ke empat negara Pasifik. Keempat negara Pasifik yang disambangi yakni Vanuatu, Fiji, Kepulauan Solomon, dan Papua Nugini.

Mereka dilepas oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan ketika itu, Djamari Chaniago, dan berangkat dari Tanjung Priok pada 14 September 2026.

Saat berada di Papua Nugini, TNI AL melakukan misi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. Total ada 1.213 pasien yang dilayani sebagai wujud nyata kepedulian sekaligus penguatan persahabatan kedua negara.

"Jenis layanan yang diberikan meliputi pelayanan kesehatan umum, gigi, bedah, jantung, penyakit dalam, mata dan obstetri. Maka, total masyarakat Papua Nugini yang mendapat pelayanan kesehatan selama dua hari mencapai 1.213 pasien," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul di dalam keterangan, dikutip Minggu (1/11/2026).

Selain pelayanan poliklinik, tim medis satgas juga melaksanakan tindakan operasi terhadap 15 pasien pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kemudian, juga dilakukan pemeriksaan radiologi dan laboratorium bagi warga Papua Nugini.

  1. 1. Satgas port visit lakukan perawatan bangunan gereja di Fiji

    Sagtas Port Visit, TNI AL
    Satgas port visit TNI Angkatan Laut (AL) ketika melakukan misi di Fiji. (Dokumentasi TNI AL)

    Ketika berada di Kepulauan Fiji, satgas port visit TNI AL menggelar sejumlah kegiatan sosial di Nakula Methodist Church. Kegiatan tersebut meliputi pengerasan dan pengecoran jalan, perawatan bangunan gereja, serta penyerahan bantuan sosial serta bahan kontak kepada Angkatan Laut (AL) Fiji dan pengurus gereja.

    Komandan Satgas Gabungan Terpadu Port Visit 2026, Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, memantau langsung pemberian bantuan yang diterima oleh Minister Methodist, Ananaisia Cokananto. Selain itu, TNI AL turut memberikan alkitab dan mendukung renovasi, pengecoran dan perlengkapan kebersihan.

    Satgas port visit TNI AL juga menjangkau komunitas Muslim melalui penyerahan bantuan kepada Mohammad Karim selaku Imam Toorak Jame Mosque, Suva. Bantuan yang diberikan meliputi Al-Quran terjemahan, Al-Qur'an, karpet masjid, dan sembako.

    "Penyaluran bantuan lintas komunitas ini mencerminkan saling menghormati dan kepedulian tanpa membedakan latar belakang agama maupun masyarakat yang menerima," kata Tunggul.

  2. 2. Satgas port visit lakukan bakti sosial di Vanuatu

    Satgas Port Visit, TNI AL
    Satgas port visit TNI Angkatan Laut (AL) ketika melakukan misi di Vanuatu. (Dokumentasi TNI AL)

    Di Vanuatu, satgas port visit TNI AL turut didampingi Duta Besar RI untuk Australia dan Vanuatu, Siswo Pramono. Mereka meninjau pelaksanaan bakti kesehatan berupa pelayanan kesehatan dan bakti sosial berupa pemberian bantuan material serta sembako.

    Dalam kegiatan tersebut, satgas menyerahkan Al-Qur'an kepada komunitas Muslim di Vanuatu sebagai wujud kepedulian dan penghormatan terhadap keberagaman.

    Bakti sosial juga dilaksanakan di Klinik Saint Camile De Lellis, Lini Highway, dan Anambrou Area. Mereka melakukan renovasi terbatas serta pemberian alat kesehatan untuk mendukung pelayanan klinik kepada masyarakat.

    Satgas port visit turut mengenalkan kekayaan budaya Indonesia di George Pompidu Area, Opposite Public Works Department melalui penampilan budaya sekaligus sosialiasi program beasiswa pendidikan bagi masyarakat Vanuatu yang ingin melanjutkan pendidikan di Indonesia.

  3. 3. Satgas port visit salurkan kebutuhan sembako di Kepulauan Solomon

    satgas port visit, TNI AL
    Satgas port visit TNI Angkatan Laut (AL) ketika melakukan misi di Kepulauan Solomon. (Dokumentasi TNI AL)

    Sementara, di Kepulauan Solomon, satgas port visit melakukan kegiatan bakti sosial di kawasan White River, Masjid Mbokonavera, Gereja Vura Anglican Church, dan lingkungan Transfiguration Vura Shcool. Kegiatan tersebut berupa penyaluran bantuan kebutuhan pokok, material bangunan, perlengkapan ibadah, fasilitas pendukung masyarakat dan sarana olahraga.

    "Personel satgas bersama warga setempat bergotong royong melaksanakan renovasi dan pengecatan lapangan basket di kawasan White River," kata Tunggul.

    Suasana keakraban semakin terasa melalui kegiatan makan bersama antara personel satgas dan masyarakat setempat. Interaksi tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat diplomasi kemanusiaan Indonesia di kawasan Pasifik selatan.

    Usai menuntaskan misi selama 60 hari, satgas port visit kini sedang dalam perjalanan menuju kembali ke Jakarta. Mereka dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 12 November 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More