Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Waspada! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Sampai 29 Januari
Gelombang tinggi menghantam pesisir, masyarakat diimbau waspada saat melakukan perjalanan laut selama periode Nataru. (Dok. Pribadi)

Intinya sih...

  • Peningkatan gelombang setinggi 1.25 hingga 2.5 meter berpeluang terjadi di 18 perairan Indonesia

  • BMKG memprakirakan gelombang yang sangat tinggi dengan kisaran 2.5 hingga 4.0 meter berpeluang terjadi di 13 perairan Indonesia. Kategori gelombang ini masuk dalam level yang perlu diwaspadai untuk berbagai aktivitas pelayaran.

  • Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi juga dimohon untuk tetap waspada. Imbauan ini diberikan untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul akibat kondisi gelombang tinggi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan Indonesia, mulai Senin (26/1/2026) hingga Kamis, 29 Januari 2026.

"‎Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," jelas BMKG dikutip dalam keterangan tertulis, Senin.

Sebagai informasi, pola angin di Indonesia bervariasi berdasarkan wilayah. Di bagian utara, angin umumnya bertiup dari arah utara hingga timur laut, dengan kecepatan antara 6 hingga 20 knot.

Sementara di bagian selatan, arah angin cenderung berasal dari barat hingga barat laut, dengan kecepatan yang sedikit lebih tinggi, yaitu berkisar antara 6 hingga 30 knot. Kecepatan angin tertinggi saat ini terpantau di perairan Samudra Hindia, tepatnya di sebelah selatan Yogyakarta hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kondisi ini menyebabkan gelombang dengan ketinggian signifikan berpeluang terjadi di berbagai wilayah, termasuk perairan dengan kategori tinggi hingga 4 meter.

1. Sebaran gelombang sedang di 18 perairan Indonesia

Gelombang tinggi disertai angin kencang di pantai selatan Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Peningkatan gelombang setinggi 1.25 hingga 2.5 meter berpeluang terjadi di 18 perairan Indonesia, berikut adalah pemetaannya:

  1. Laut Natuna Utara

  2. Selat Karimata bagian selatan

  3. Laut Jawa bagian tengah

  4. Laut Bali

  5. Selat Makassar bagian tengah

  6. Laut Maluku

  7. Samudra Pasifik utara Maluku

  8. Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya

  9. Laut Arafuru bagian tengah

  10. Selat Malaka bagian utara

  11. Laut Jawa bagian barat

  12. Laut Jawa bagian timur

  13. Laut Sumbawa

  14. Selat Makassar bagian selatan

  15. Laut Seram

  16. Samudra Pasifik utara Papua Barat

  17. Samudra Pasifik utara Papua

  18. Laut Arafuru bagian timur.

2. Potensi gelombang sangat tinggi di 13 perairan Indonesia

Ilustrasi gelombang tinggi di Pantai Ampenan Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Lebih lanjut, BMKG memprakirakan gelombang yang sangat tinggi dengan kisaran 2.5 hingga 4.0 meter berpeluang terjadi di 13 perairan Indonesia. Kategori gelombang ini masuk dalam level yang perlu diwaspadai untuk berbagai aktivitas pelayaran, berikut adalah sebaran wilayahnya:

  1. Samudra Hindia barat Aceh

  2. Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai

  3. Samudra Hindia barat Kepulauan Nias

  4. Samudra Hindia barat Bengkulu

  5. Samudra Hindia barat Lampung

  6. Samudra Hindia selatan Jawa Barat

  7. Samudra Hindia selatan Banten

  8. Samudra Hindia selatan Jawa Tengah

  9. Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta

  10. Samudra Hindia selatan Jawa Timur

  11. Samudra Hindia selatan Bali

  12. Samudra Hindia selatan NTB

  13. Samudra Hindia selatan NTT.

3. Imbauan keselamatan bagi nelayan dan masyarakat pesisir

Ilustrasi gelombang tinggi yang menerjang Pantai Mapak Indah Kota Mataram 2023. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sementara, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan khusus diberikan bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi tertentu berdasarkan kecepatan angin dan tinggi gelombang, seperti Perahu Nelayan, (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25m) Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5m), hingga Kapal Ferry  (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5m).

BMKG mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi untuk tetap waspada.

Editorial Team