Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menko Polkam dan Gubernur Kalteng Perkuat Sinergi Tangani Karhutla

Menko Polkam dan Gubernur Kalteng Perkuat Sinergi Tangani Karhutla
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. (dok. Pemprov Kalteng)
Intinya Sih
5W1H
  • Menko Polkam Djamari Chaniago dan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memperkuat koordinasi pusat-daerah menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau di Kalimantan Tengah.
  • Djamari menilai Kalteng strategis sebagai penyangga IKN, sehingga karhutla, tambang ilegal, illegal logging, dan konflik agraria perlu ditangani lewat sinergi lintas sektor.
  • BNPB menambah armada modifikasi cuaca, stok bahan semai, serta pesawat di Pangkalan Bun dan Tjilik Riwut untuk mendukung pemadaman darat-udara dan mencegah api meluas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dinilai penting mengingat musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya karhutla di wilayah tersebut.

1. Menko Polkam tekankan pentingnya sinergi lintas sektor

1 (2).png
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memperkuat sinergi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. (dok. Pemprov Kalteng)

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas, Jumat (31/7/2026), Djamari Chaniago menegaskan Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Karena itu, berbagai persoalan seperti karhutla, pertambangan tanpa izin, illegal logging, hingga konflik agraria perlu ditangani melalui koordinasi yang lebih kuat.

"Karena itu, penanganan Karhutla, pemberantasan pertambangan tanpa izin, illegal logging, penyelesaian konflik agraria, hingga penguatan koordinasi lintas sektor harus terus ditingkatkan. Ini penting agar Kalteng menjadi penopang ketahanan pangan, energi, dan pelestarian lingkungan," ujarnya.

Ia juga menegaskan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengedepankan konsep President of Solutions, yaitu penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah.

2. BNPB tambah armada operasi modifikasi cuaca

Helikopter water bombing melaksanakan pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin melalui udara pada Senin (6/7).
Helikopter water bombing melaksanakan pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin melalui udara pada Senin (6/7). (Dok. BNPB)

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan upaya pemadaman melalui operasi darat dan udara.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah armada Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), memenuhi stok bahan semai, serta memperluas pangkalan operasi dengan menempatkan tambahan pesawat di Pangkalan Bun.

"Saya izinkan juga kalau ada penambahan, kemudian saya ijinkan juga penambahan satu di Pangkalan Bun, satu di sini (Tjilik Riwut)," katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang hujan di wilayah terdampak sehingga mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran.

3. Gubernur Kalteng ajak semua pihak perkuat kolaborasi

ilustrasi kebakaran hutan (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi kebakaran hutan (pexels.com/Pixabay)

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan provinsinya memiliki potensi besar di sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Namun, potensi tersebut juga diiringi berbagai tantangan yang perlu ditangani bersama.

"Kalimantan Tengah memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung program strategis nasional. Namun, berbagai tantangan seperti Karhutla, pertambangan tanpa izin, illegal logging, dan konflik agraria harus ditangani secara bersama melalui kolaborasi semua stakeholder baik pemerintah pusat dan daerah," ujarnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Agustiar berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, mengendalikan karhutla, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More