Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

WHO: 1 dari 6 Lansia Mengalami Kekerasan dalam Setahun

2 min read
WHO: 1 dari 6 Lansia Mengalami Kekerasan dalam Setahun
Warga lanjut usia dari kecamatan Suralaga Lotim saat mengikuti sekolah Lansia (IDN Times/Ruhaili)
  • WHO mencatat sekitar satu dari enam orang berusia 60 tahun ke atas mengalami kekerasan dalam setahun terakhir di komunitas.

  • Di fasilitas perawatan, 64,2 persen petugas melaporkan pernah melakukan suatu bentuk kekerasan terhadap lansia.

  • Kekerasan terhadap lansia dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, kemampuan kognitif, hingga keuangan korban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan sekitar satu dari enam orang berusia 60 tahun ke atas, mengalami kekerasan dalam setahun terakhir di lingkungan komunitas.

Masalah ini juga ditemukan di fasilitas perawatan, dengan sekitar dua dari tiga petugas melaporkan pernah melakukan kekerasan terhadap lansia.

Dalam lembar fakta yang dipublikasikan WHO dan dikutip pada Senin (21/9/2026), kekerasan terhadap lansia dapat menimbulkan cedera fisik hingga dampak psikologis jangka panjang. Masalah ini diperkirakan meningkat seiring bertambahnya populasi lansia dunia.

  1. 1. Satu dari enam lansia mengalami kekerasan

    WHO: 1 dari 6 Lansia Mengalami Kekerasan dalam Setahun
    ilustrasi orang tua, lansia sedang jalan kaki, bendera Amerika Serikat, perumahan (pexels.com/RDNE Stock project)

    WHO mengutip tinjauan terhadap 52 penelitian di 28 negara yang memperkirakan 15,7 persen lansia berusia 60 tahun ke atas mengalami kekerasan dalam setahun terakhir.

    Kekerasan tersebut mencakup tindakan fisik, seksual, psikologis, penyalahgunaan keuangan, penelantaran, hingga tindakan yang merendahkan martabat.

  2. 2. Dua dari tiga petugas mengaku melakukan kekerasan

    WHO: 1 dari 6 Lansia Mengalami Kekerasan dalam Setahun
    logo WHO (pixabay.com/padrinan)

    Kekerasan terhadap lansia juga terjadi di institusi seperti rumah sakit, panti jompo, dan fasilitas perawatan jangka panjang. WHO juga mngungkapkan dalam tinjauan penelitian, ada 64,2 persen petugas melaporkan pernah melakukan suatu bentuk kekerasan terhadap lansia dalam setahun terakhir. Namun, WHO menyebut data mengenai cakupan masalah di institusi masih terbatas.

  3. 3. Dampaknya bisa berupa cedera hingga kerugian finansial

    WHO: 1 dari 6 Lansia Mengalami Kekerasan dalam Setahun
    Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengadakan gebyar Sekolah Lansia Online Pintar di 65 kelurahan di Jakarta Timur (dok. Istimewa)

    WHO menyebut kekerasan terhadap lansia dapat menyebabkan cedera fisik, kematian dini, depresi, penurunan kemampuan kognitif, hingga kehancuran finansial.

    Risiko menjadi korban dapat berkaitan dengan ketergantungan fungsional, disabilitas, kondisi kesehatan yang buruk, gangguan kognitif, kesehatan mental, dan pendapatan rendah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More